Princes di Pekon Way Ngison Pringsewu Upaya Pengawasan Stunting dan Ibu Hamil

- Jurnalis

Minggu, 22 September 2024 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawasan Stunting dan Ibu Hamil di Way Ngison, Pagelaran, Pringsewu, Minggu 22 September 2024.

Pengawasan Stunting dan Ibu Hamil di Way Ngison, Pagelaran, Pringsewu, Minggu 22 September 2024.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Pekon Way Ngison, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu melaksanakan kegiatan pengawasan Stunting dan Ibu Hamil (Bumil) untuk mencegah kasus stunting dan kekurangan gizi pada anak. Kegiatan ini berlangsung di balai Pekon Way Ngison pada Minggu, 22 September 2024, dan dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Hengki Alwi selaku Kepala Pekon, aparatur pekon, bidan desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Dalam kesempatan tersebut, Hengki Alwi menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting dan memastikan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Baca Juga :  Pencarian Korban Hanyut di Pringsewu Masuk Hari Kedua, Tim SAR Perluas Penyisiran Sungai

“Kegiatan Pengawasan Stunting (Wasting) dan Bumil ini dilakukan untuk mencegah stunting dan kurang gizi di masyarakat kami,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, acara tersebut juga menggelar Musyawarah atau Rembuk Pringsewu Cegah Stunting (Princes), bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pekon dan instansi kesehatan dalam menangani masalah stunting di wilayah setempat.

Hengki Alwi menyebutkan bahwa sasaran dari program ini adalah 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), termasuk ibu hamil dan anak-anak yang mengalami kurang gizi.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Tamanuri Wafat, Partai NasDem Lampung Berduka

“Pada 12 Agustus 2024, kami mengawasi 6 anak kurang gizi dan 95 ibu hamil. Kemudian pada 10 September 2024, jumlah yang diawasi meningkat menjadi 10 anak stunting, 7 anak wasting, dengan total 100 KPM,” jelasnya.

Program ini diharapkan dapat menekan angka stunting dan kekurangan gizi, serta memastikan ibu hamil di Pekon Way Ngison mendapat pendampingan yang tepat selama masa kehamilan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, angka anak kurang gizi di Pekon Way Ngison bisa ditekan secara signifikan,” pungkasnya. (Samuel)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 1 kali dibaca

Redaktur

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru