Panen Raya Padi di Lampung Barat Bersama Kementan RI, Harapan Baru bagi Petani

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen raya padi di Lampung Barat bersama Kementan RI, Kamis 26 September 2024.

Panen raya padi di Lampung Barat bersama Kementan RI, Kamis 26 September 2024.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melaksanakan panen raya padi di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, tepatnya di Pekon Bandar Agung, pada Kamis (26/9/2024), lalu.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementan, Dr. Prayudi Syamsuri, SP., M.Si., beserta jajaran Pemkab Lampung Barat dan berbagai tokoh penting lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda Lampung Barat, Drs. Ismet Inoni, mengungkapkan tantangan yang dihadapi para petani, terutama terkait penurunan produktivitas padi di wilayah Suoh dan Bandar Negeri Suoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun 2023 mencatat penurunan hasil padi sebesar 83.981 ton, dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 91.266 ton. Hal ini disebabkan oleh irigasi yang belum optimal, di mana hanya 1.021 hektar lahan sawah yang terlayani dari total 3.873,35 hektar.

“Meski air baku melimpah, daerah ini masih rawan banjir dan perubahan iklim. Ini menjadi tantangan besar bagi para petani di Lampung Barat,” ujar Ismet Inoni dikutip Senin 30 September 2024.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Tamanuri Wafat, Partai NasDem Lampung Berduka

Ia berharap kehadiran Kementerian Pertanian mampu membantu mengatasi permasalahan tersebut. Masyarakat diharapkan dapat mengubah metode pertanian tradisional menuju sistem yang lebih modern dan efisien.

Dr. Prayudi Syamsuri menanggapi dengan optimisme, menyebut potensi besar yang dimiliki wilayah Suoh dan Bandar Negeri Suoh. Selain sebagai lumbung padi terbesar di Lampung, kawasan ini juga memiliki potensi alam luar biasa, termasuk potensi wisata dan panas bumi geotermal.

“Lampung adalah lumbung padi terbesar di Sumatera, dan Lampung Barat adalah salah satu kontributornya. Padi dari sini tidak hanya dikonsumsi di tingkat lokal, tapi juga nasional,” ujar Prayudi.

Selain itu, Lampung Barat juga dikenal sebagai produsen kopi dan kakao yang telah diekspor hingga ke mancanegara. Pada tahun 2024, Kementan telah menyalurkan bantuan berupa 118 unit pompa air, 21 unit pompa irigasi, dan 20 unit handtraktor kepada kelompok tani.

Baca Juga :  Pasang Tenda Malam Hari, Ketua RT di Pugung Tanggamus Tewas Tersengat Listrik

Prayudi juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan dukungan, terutama dalam hal penyediaan alat-alat pertanian. Ia menyebut bahwa anggaran untuk ketahanan pangan di masa depan akan berlipat ganda, sejalan dengan visi Menteri Pertanian Prabowo Subianto.

“Tahun depan kita akan mengupayakan penambahan alat-alat pertanian melalui penganggaran yang lebih besar. Semoga ini menjadi solusi bagi permasalahan irigasi di wilayah Suoh,” ujarnya.

Melalui acara panen raya ini, Pemkab Lampung Barat berharap bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di masa depan, serta meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.

Dengan potensi alam yang besar dan dukungan dari Kementerian Pertanian, Lampung Barat diharapkan mampu mengatasi tantangan dalam sektor pertanian dan kembali meningkatkan produktivitas padi. Panen raya ini menjadi titik awal bagi upaya bersama dalam membangun ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Lansia Ulu Belu Tanggamus Hilang Dua Hari Ditemukan Meninggal Dunia
Ini Ciri-Ciri dan Kronologi Petani BNS Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus
Rotasi 51 Kepsek SMA/SMK Negeri di Lampung, Dua Pringsewu dan Terbanyak Lampung Utara
Lintasi Medan Terjal, Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus
Resedivis Spesialis Pencuri Motor dan HP di Sejumlah TKP di Tulang Bawang Dibekuk di Register 45 Mesuji Lampung
Diduga Terseret Banjir Bandang Usai Pamit Mancing, Petani Lansia di BNS Tanggamus Belum Ditemukan
Pemkot Metro Perpanjang MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pelayanan Publik
Nekat Jual Motor Teman ke Pesisir Barat, Pria Ini Tanggamus Ditangkap Saat Kabur Dinihari Naik Travel
Berita ini 3 kali dibaca

Redaktur

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:31 WIB

Lansia Ulu Belu Tanggamus Hilang Dua Hari Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 14 April 2026 - 22:12 WIB

Ini Ciri-Ciri dan Kronologi Petani BNS Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus

Selasa, 14 April 2026 - 21:59 WIB

Rotasi 51 Kepsek SMA/SMK Negeri di Lampung, Dua Pringsewu dan Terbanyak Lampung Utara

Selasa, 14 April 2026 - 21:16 WIB

Lintasi Medan Terjal, Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus

Selasa, 14 April 2026 - 18:02 WIB

Resedivis Spesialis Pencuri Motor dan HP di Sejumlah TKP di Tulang Bawang Dibekuk di Register 45 Mesuji Lampung

Berita Terbaru