Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Polres Pesisir Barat telah memberikan pembaruan terkait penemuan jenazah Eliftia Sari (26), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya di Pemangku Sidomulyo, Pekon Sukanegara, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 8 Oktober 2024, sekitar pukul 13.00 WIB, dan mengejutkan masyarakat setempat.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban, yang semakin memperkuat dugaan bahwa Eliftia Sari menjadi korban pembunuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bercak darah yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian juga menambah kecurigaan adanya tindakan kekerasan sebelum korban meninggal dunia.
“Menurut hasil visum luar yang dilakukan oleh dr. Koko Saputra dari Puskesmas Ngambur, terdapat tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” kata AKBP Alsyahendra dalam keterangan yang diterima Media Prioritastv.com, Rabu 9 Oktober 2024, malam.
Kapolres menyebut, jenazah Eliftia Sari telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung untuk dilakukan autopsi, guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi, baik dari keluarga maupun tetangga korban, untuk mengungkap siapa yang terakhir berinteraksi dengan korban dan mengetahui motif di balik kejadian tragis ini.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh sebelum ada hasil resmi dari penyelidikan.
“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk segera menemukan pelaku dan motif di balik tindakan keji ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pekon Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Yuli Rusmanto, yang juga merupakan tempat kediaman keluarga korban, mengonfirmasi bahwa jenazah Eliftia Sari saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
“Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” kata Yuli Rusmanto.
Yuli Rusmanto menambahkan, bahwa pelaksanaan autopsi dilakukan setelah dzuhur. “Tadi autopsinya dilakukan setelah dzuhur,” tandasnya.
Saidi (70), kakek korban mengatakan bahwa jenazah Eliftia Sari akan dimakamkan di Wonosobo, Tanggamus.
“Iya, jenazah cucu saya akan dimakamkan di sini. Saat ini kami juga masih menunggu hasil visum dan autopsi dari RS Bhayangkara,” ujarnya.
Saidi juga menambahkan bahwa liang lahat untuk pemakaman sudah disiapkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Wonosobo, tinggal menunggu kedatangan jenazah.
Ratusan warga Pekon Wonosobo mulai berdatangan ke rumah duka untuk melayat. Hingga Rabu sore, jenazah Eliftia Sari belum tiba, sementara liang Jahat sudah selesai digali oleh warga setempat. (Suroso/Herdi)







