Prioritastv.com, Lampung Utara – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Rudi Hartono (35), warga Lingkungan II RT 02/02 Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah tenggelam saat memancing di Sungai Way Besai, Bukit Kemuning.
Dantim Kantor SAR Lampung, Rachmat Afriza, yang mewakili Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansyah mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (09/11/2024) sekitar pukul 11.57 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 4,8 km dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Rachmat kepada Media Prioritastv.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rachmat menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada Selasa (05/11) pukul 17.30 WIB saat korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi memancing di Sungai Way Besai Dusun Sinar Ogan, Desa Dwikora, bersama rekannya, Aditya.
Namun, keesokan harinya, Rabu (06/11) sekitar pukul 05.00 WIB, Aditya melaporkan kepada istri korban bahwa Rudi hilang saat memancing. Meskipun Aditya berusaha mencari, ia hanya menemukan sepeda motor korban di tepi sungai dan tak dapat menghubungi ponsel korban.
Khawatir akan keselamatan korban, Camat Bukit Kemuning, Hendry, menghubungi Kantor SAR Lampung pada Jumat (08/11) untuk meminta bantuan.
“Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, langsung mengirim satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian,” ujarnya.
Ia menyebut, setibanya di lokasi pada Jumat malam, tim SAR berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI, Polri, Damkar Lampung Utara, Forum Rescue Relawan Lampung, FAJI, Puskesmas Bukit Kemuning, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Operasi pencarian yang berlangsung pada Sabtu (09/11) pagi menggunakan berbagai peralatan seperti perahu karet, alat selam, dan drone thermal untuk memantau area dari udara. Setelah empat hari pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 4,8 km dari lokasi awal kejadian.
“Kantor SAR Lampung menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat melakukan aktivitas di perairan, terutama di area yang memiliki arus deras atau berbahaya,” tandasnya. (Erwin)







