Prioritastv.com, Lampung – Sebanyak 15 rumah warga di perbatasan Lampung Barat dan Tanggamus rusak akibat serangan kawanan gajah liar. Insiden ini terjadi pada Jumat (15/11/2024) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun Talang Sindang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, mengonfirmasi bahwa terdapat 18 ekor gajah liar yang memasuki permukiman warga.
“Laporan awal menyebutkan ada 15 rumah yang rusak, lima di antaranya mengalami kerusakan berat. Selain rumah, terdapat satu unit mobil milik warga yang juga mengalami kerusakan,” kata Umi dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com, Sabtu 16 November 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya merusak bangunan, kawanan gajah juga memakan hasil panen warga. “Menurut keterangan warga, gajah-gajah tersebut memakan gabah, beras, dan hasil panen lainnya,” lanjut Umi.
Agus, perwakilan dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), menjelaskan bahwa kawanan tersebut dikenal sebagai Kelompok Bunga, dan terdiri dari gajah-gajah liar yang dilengkapi dengan GPS Collar untuk melacak pergerakannya setiap satu jam sekali.
“Talang Sindang, Blok 8 adalah kawasan Hutan Lindung Register 39 B Kota Agung Utara, yang status administratifnya belum jelas apakah masuk wilayah Tanggamus atau Lampung Barat,” kata Agus.
TNBBS terus memantau pergerakan kawanan gajah ini dan bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memberikan peringatan dini jika gajah-gajah tersebut mendekati pemukiman.
“Saat ini, kawanan gajah dilaporkan berada di sekitar Pekon Roworejo, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat,” jelas Agus.
Insiden serangan gajah ini menjadi perhatian pemerintah dan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan warga serta mencegah konflik lebih lanjut dengan satwa liar. (Erwin)







