Petani Tewas Tenggelam di Sungai Way Seputih, Proses Pencarian Memakan Waktu Tiga Hari

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 09:10

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik S.Sos.S.I.k.M.Si. Foto : Bidhumas Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik S.Sos.S.I.k.M.Si. Foto : Bidhumas Polda Lampung.

Prioritastv.com, Lampung Tengah, Lampung – Seorang petani bernama Sunaryo Bin Legiman (42) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Way Seputih, Dusun I, Kampung Teluk Dalem Ilir, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah.

Proses pencarian memakan waktu tiga hari sebelum jasad korban akhirnya ditemukan pada Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah, menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Senin (25/11/2024) sekitar pukul 17.20 WIB, saat korban menyelam di sungai untuk mengambil bambu yang menancap di dasar sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat korban menyelam, tanah tebing sungai tiba-tiba longsor dan menimpa tubuh korban. Saksi Alwi, yang berada di lokasi, segera meminta bantuan warga, tetapi pencarian dihentikan karena kondisi sudah malam,” ujar Kombes Pol Umi Fadillah, Kamis (28/11/2024).

Tim Basarnas Lampung Tengah bersama masyarakat mulai melakukan pencarian pada Selasa (26/11/2024) dan melanjutkan hingga Rabu (27/11/2024), namun korban belum ditemukan.

Sementara itu, Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit menambahkan, korban ditemukan pada Kamis (28/11/2024) sore.

“Pada Kamis sore, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Andik.

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Sri Budaya, Kecamatan Way Seputih, untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi,” tambahnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di lokasi yang rawan longsor.

“Keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap kegiatan,” tegasnya.

Korban telah dimakamkan di pemakaman umum Kampung Sri Budaya pada Kamis sore. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru