Dua Perahu Nelayan Dihantam Badai di Tanggamus, Korban Selamat Meski Nyaris Kehilangan Nyawa

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 13:43

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto ilustrasi kapan nelayan tenggelam dan dua korban yang dikunjungi Lurah Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus,  Senin 2 Desember 2024 | Herdi/Media Prioritatv.com.

Kolase foto ilustrasi kapan nelayan tenggelam dan dua korban yang dikunjungi Lurah Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus, Senin 2 Desember 2024 | Herdi/Media Prioritatv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dua nelayan asal Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, nyaris kehilangan nyawa setelah perahu mereka dihantam badai di perairan Pekon Kagungan dan Pekon Kerta Kecamatan Kota Agung Timur.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat 29 November 2024, sore mengakibatkan satu perahu rusak parah sementara satu perahu lainnya hilang hingga kini belum ditemukan.

Kedua korban, Tatang (45) dan Karna (45), berhasil selamat meski harus berjuang keras melawan cuaca ekstrem dan gelombang besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini bermula Tatang dan Karna berangkat melaut pukul 05.00 WIB dari Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, menuju perairan Pulau Tabuan untuk mencari ikan.

Namun, dalam perjalanan pulang sekitar pukul 15.00 WIB, badai datang secara tiba-tiba. Angin kencang disertai gelombang besar menghantam perahu mereka hingga menyebabkan kerusakan.

Menurut Tatang, perahunya yang berjenis fiber tenggelam karena tali katir bambu pengikat terlepas. “Saya beruntung ada nelayan lain yang melintas dan menyelamatkan saya. Setelah itu, saya dibawa ke Pantai Pekon Suka Banjar,” kata Tatang di kediamannya, Senin 2 Desember 2024.

Ia menambahkan bahwa dari pantai, dirinya harus berenang karena motor laut tak bisa mencapai tepian. “Beruntung warga setempat menjemput saya dengan perahu kecil dan warga membawa saya pulang ke rumah,” tegasnya.

Sementara itu, Karna mengalami situasi yang lebih tragis. Ia terombang-ambing di laut tanpa bantuan.

“Perahu saya terbalik setelah dihantam angin kencang. Saya hanya bisa berpegangan pada katir bambu yang terlepas dan berenang sejauh tiga kilometer ke pantai Pekon Kerta,” ungkap Karna.

Karna mengaku hampir kehilangan nyawanya akibat kelelahan. “Perahu saya hilang hingga kini belum ditemukan. Saya hanya bisa pasrah,” tambahnya.

Dari musibah ini, Tatang dan Karna mengalami kerugian material sekitar Rp25 juta. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki perahu yang rusak serta mengganti perahu yang hilang.

Lurah Pasar Madang, Mega Sari, mengunjungi kedua korban untuk memberikan dukungan moral. Ia menyampaikan rasa simpatinya atas musibah yang dialami warganya.

“Kami akan melaporkan kejadian ini kepada PJ Bupati Tanggamus agar ada perhatian, terutama terkait kerusakan dan kehilangan perahu sebagai alat mata pencaharian,” ujar Mega Sari.

Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat melaut, terutama di tengah cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru