Prioritastv.com, Purwakarta, Jawa Barat – Abang Ijo Hapidin, Wakil Bupati Purwakarta terpilih pada Pilkada 2024, telah melangsungkan pernikahan dengan wanita pujaan hatinya, Dr. Evi Yusrari, asal Sulawesi Tengah.
Akad nikah yang penuh khidmat dilaksanakan di Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (21/12/2024). Pernikahan ini menjadi sorotan publik karena mahar fantastis yang ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
Abang Ijo Hapidin tampak mantap dan lancar mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu yang juga mewakili ayah mempelai wanita. Prosesi sakral ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kang Dedi Mulyadi, yang bertindak sebagai saksi pernikahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam ijab kabul yang dibacakan oleh penghulu, disebutkan bahwa Abang Ijo Hapidin menyerahkan mahar berupa Satu unit mobil Pajero Sport yang harganya diperkirakan mencapai Rp 700 juta, Satu set perhiasan berlian, yang ditaksir bernilai ratusan juta rupiah dan Uang tunai sebesar Rp 13,5 juta.
Penghulu dengan jelas menyampaikan rincian mas kawin tersebut, membuat suasana semakin haru. Tanpa ragu, Abang Ijo Hapidin menjawab dengan tegas dan penuh keyakinan.
“Saya terima nikahnya Dr. Evi Yusrari binti Oleng dengan maskawin tersebut, dibayar tunai,” ujar Abang Ijo Hapidin dalam prosesi ijab kabul yang disaksikan oleh keluarga besar kedua mempelai.
Setelah prosesi ijab kabul selesai, suasana meriah terlihat dalam acara adat yang digelar di kediaman mempelai wanita. Kehadiran tokoh-tokoh penting, termasuk pejabat daerah dan kerabat dekat, menambah kemegahan acara tersebut.
Kang Dedi Mulyadi, yang menjadi saksi, memberikan ucapan selamat sekaligus doa kepada pasangan ini.
“Semoga Abang Ijo Hapidin dan Dr. Evi bisa menjadi pasangan yang harmonis dan memberikan inspirasi kepada masyarakat Purwakarta maupun Sulawesi Tengah,” ungkap Kang Dedi.
Pernikahan ini menjadi simbol penyatuan dua budaya, yakni Sunda dan Sulawesi. Abang Ijo Hapidin, yang dikenal sebagai politisi muda dengan karier cemerlang, memilih Dr. Evi, seorang dokter asal Palu, sebagai pendamping hidupnya.
Pernikahan ini juga mencuri perhatian publik karena besarnya nilai mahar yang diberikan. Namun, menurut Abang Ijo Hapidin, mahar tersebut adalah bentuk penghormatan kepada sang istri dan keluarga besarnya.
“Ini bukan soal nominal, tapi bagaimana kita menghargai pasangan hidup kita. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk istri saya,” ujar Abang Ijo Hapidin dalam wawancara singkatnya.
Pernikahan ini sekaligus menjadi awal baru bagi Abang Ijo Hapidin, yang akan segera memulai tugasnya sebagai Wakil Bupati Purwakarta. Publik berharap pasangan ini bisa menjadi contoh teladan dalam kehidupan berumah tangga dan pelayanan masyarakat. (Fuljo Saefulrohman)







