Prioritastv.com, Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung berhasil menggagalkan aksi tawuran yang melibatkan lima remaja di Jalan Danau Towuti, Kedaton, pada Sabtu (28/12/2024) dini hari.
Kelima remaja berinisial IW (17), DA (17), AR (16), MRA (17), dan GF (15) diamankan bersama barang bukti berupa satu bilah celurit panjang, dua bilah pisau, dan dua potongan keramik.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Abdul Waras, menjelaskan bahwa para remaja tersebut diketahui berencana melakukan tawuran di Jalan Pahlawan. Namun, berkat patroli polisi, rencana tersebut berhasil digagalkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketika melihat petugas patroli, mereka mencoba melarikan diri. Namun, kami berhasil mengamankan mereka bersama barang bukti,” ujar Kombes Abdul Waras.
Saat ini, kelima remaja tersebut telah diserahkan kepada Piket Reserse untuk diproses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka guna mencegah aksi kenakalan remaja, seperti tawuran.
“Tawuran adalah tindakan berbahaya yang tidak hanya melanggar hukum tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda. Orang tua harus aktif mengawasi anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah dan pada malam hari,” ujar Irjen Pol Helmy.
Ia menegaskan bahwa kepolisian akan memperketat patroli di area rawan tawuran serta menindak tegas pelaku yang membawa senjata tajam.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku tawuran. Ini adalah upaya kami menjaga keamanan masyarakat,” tambahnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan sekolah, dalam menjaga generasi muda dari perilaku menyimpang.
“Pencegahan tawuran bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga tanggung jawab keluarga, masyarakat, dan sekolah. Semua pihak harus aktif menjaga lingkungan yang aman dan kondusif,” imbuh Kapolda.
Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi aksi tawuran.
“Kerja sama masyarakat sangat diperlukan. Jangan ragu untuk melaporkan kepada kami jika ada aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” tegasnya.
Langkah cepat Polresta Bandar Lampung diharapkan dapat menjadi peringatan bagi masyarakat dan para remaja untuk menjauhi aksi tawuran.
Dengan pengawasan lebih ketat dari orang tua dan penguatan peran pendidikan, aksi-aksi kenakalan remaja seperti tawuran diharapkan dapat dicegah, sehingga generasi muda dapat tumbuh dan berkembang secara positif. (Erwin)







