Peternakan dan Perikanan Purwakarta Gerak Cepat Antisipasi PMK Sapi

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 19:09

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan PMK di Pasar Hewan Ingon-ingon, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 7 Januari 2025.

Pemeriksaan PMK di Pasar Hewan Ingon-ingon, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 7 Januari 2025.

Prioritastv.com, Purwakarta, Jawa Barat  – Pemkab Purwakarta melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) setempat bergerak cepat dengan melakukan sejumlah langkah preventif untuk menanggulangi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Seperti diketahui, wabah PMK yang tengah melanda Jawa Timur dan Jawa Tengah kini mulai merambah ke wilayah Kabupaten Purwakarta. Dampaknya, aktivitas di Pasar Hewan Ingon-ingon, Ciwareng, Babakancikao, Purwakarta mengalami penurunan drastis.

Hal ini terjadi sebagai bagian dari upaya antisipasi untuk mencegah penyebaran PMK ke wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Purwakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diskanak Purwakarta, Wini Karmila, mengungkapkan, informasi pertama mengenai wabah ini diterima pada 27 Desember 2024 dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Balai Veteriner Subang dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat,” kata Wini kepada wartawan di Pasar Hewan Ingon-ingon, Selasa 7 Januari 2025.

Sebagai langkah awal, kata dia, pihak Diskanak memasang poster edukasi di Pasar Hewan Purwakarta dan melakukan desinfeksi sejak 30 Desember 2024 lalu. Pihaknya juga menerima surat imbauan dari pemerintah pusat pada 3 Januari 2025 untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran PMK.

“Vaksinasi telah dilakukan pada tahun lalu, sementara pada tahun ini vaksin baru belum tersedia. Sebagai gantinya, Diskanak memberikan vitamin untuk meningkatkan imunitas ternak lokal,” ujarnya.

Wini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak. Dalam dua minggu terakhir, tidak ada ternak dari Jawa Timur dan Jawa Tengah yang masuk ke Purwakarta. “Hewan yang datang dari Lampung pun harus menjalani pemeriksaan ketat di Bogor sebelum diperbolehkan masuk ke Purwakarta,” ucap Wini menambahkan.

Ia mengtakan, PMK, yang disebabkan oleh virus sangat menular, dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar. Gejalanya, lanjut Wini, meliputi pincang akibat luka pada kuku, luka di mulut atau gusi, serta penurunan kondisi fisik yang sangat cepat. Dalam kasus yang parah, virus ini dapat merusak organ dalam seperti paru-paru, usus, dan hati dalam waktu kurang dari seminggu.

Wini mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke Diskanak jika menemukan ternak dengan gejala PMK. Ternak yang terindikasi harus segera dikarantina selama 14 hari. “Pemberian vitamin herbal, seperti air kunyit, juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh ternak,” kata Wini.

 

Pasar Hewan Purwakarta, dengan potensi risiko tinggi sebagai tempat transaksi ternak, kini lebih diperketat dengan penguatan biosekuriti. Wini berharap masyarakat tetap waspada dan tidak ragu untuk berkoordinasi dengan pihaknya. “Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa mencegah penyebaran PMK ini,” ujar Wini. (Fuljo Saefulrohman)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru