Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kebakaran hebat yang terjadi di belakang Pasar Sukaraja, Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Senin (27/1/2025) sekitar pukul 10.45 WIB. Insiden ini menghanguskan sebuah rumah semi permanen milik Nuriah (50) dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp150 juta.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi rumah, termasuk barang-barang berharga, tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan data Damkar Tanggamus, dalam kebakaran tersebut, kerugian meliputi rumah semi permanen berukuran 10 x 20 meter, 1 unit sepeda motor Honda Beat, dokumen penting berupa ijazah SD, SMP, dan SMA atas nama Solyana, Zikri, dan Rini Purnama Sari, uang tunai Rp6 juta dan seluruh perabotan rumah tangga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim gabungan dari Pos Semaka dan Pos Kota Agung tiba di lokasi hanya dalam setelah laporan diterima. Namun, api yang sudah terlanjur membesar membuat rumah tersebut tidak dapat diselamatkan.
Baca Juga :
Cerita Detik-Detik Kebakaran Rumah di Semaka Tanggamus, Bayi Cucu Nyaris Tertimpa Api.
Asmuni, anak korban, mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari korsleting listrik di rumah. Saat kejadian, di dalam rumah terdapat beberapa anggota keluarga, termasuk dirinya, adik, kakek, dan nenek.
“Ibu dan nenek segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Namun, semua barang-barang di dalam rumah, termasuk motor dan peralatan rumah tangga, tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar Asmuni dengan nada sedih di lokasi kejadian.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala untuk mencegah korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat terjadi di area belakang Pasar Sukaraja, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (27/1/2025). Asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi, menciptakan kepanikan di kalangan warga sekitar.
Menurut saksi mata, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 10.45 WIB. Berdasarkan video yang beredar, warga terlihat kecemasan warga menunggu bantuan pemadam kebakaran tiba. (Edi Hidayat)







