Prioritastv.com, Lampung Barat – Komandan Kodim (Dandim) 0422/LB, Letkol Inf Rinto Wijaya memberikan perhatian serius terhadap kasus perundungan yang dialami KS, siswi kelas 8 SMPN 1 Sukau.
Kasus ini mencuat setelah video perundungan tersebut viral di media sosial pada Rabu (22/1). Siswi yang akrab disapa RA ini mengungkapkan bahwa ia sering mengalami kekerasan fisik dan verbal dari teman-temannya di sekolah.
Perundungan bermula saat RA membela ayahnya, Uyok, yang diejek oleh teman-teman sekelasnya. RA berasal dari keluarga kurang mampu dan tinggal di Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Lampung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus perundungan ini telah mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Pihak sekolah bekerja sama dengan aparat kepolisian telah melakukan mediasi antara korban, pelaku, dan keluarga masing-masing.
Sebagai langkah tegas, pelaku diberikan skorsing, dan sekolah menerapkan kebijakan pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, Letkol Inf Rinto Wijaya mengunjungi rumah korban kemarin Minggu, 26 Januari 2025.
Dalam kunjungannya, Dandim menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa RA.
Ia menegaskan pentingnya pembentukan karakter siswa untuk menciptakan generasi muda yang bermental kuat dan berkualitas.
“Kita harus memastikan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Tindakan tegas terhadap pelaku dan perhatian kepada korban adalah langkah awal dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif,” tegas Letkol Inf Rinto Wijaya.
Sebagai tindak lanjut, Dandim memerintahkan Danramil 422-04/Balik Bukit untuk melaksanakan program pembentukan karakter di sekolah-sekolah dalam wilayah Kodim 0422/LB.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya saling menghormati dan menjunjung nilai-nilai moral.
Kehadiran Dandim mendapat sambutan hangat dari keluarga korban. Orang tua RA, Uyok dan Lekok Yusni, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kodim 0422/LB.
“Kunjungan ini memberikan semangat baru bagi anak kami untuk melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-citanya,” ujar Uyok.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi pelajar.
Peran TNI dalam mendukung pembentukan karakter siswa diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang, sehingga tidak ada lagi kasus perundungan yang menghambat tumbuh kembang anak-anak bangsa.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Danramil 422-04/Balik Bukit Kapten Inf Indra Meli, Ba Unit Intel Kodim Serda Rhandy Pratama, Babinsa setempat, Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Sukau, Ibu Yulia, serta sejumlah guru lainnya. (Kamto Winendra)







