Menu

Mode Gelap

Jakarta

Kisah Tragis Ibu Muda FA Tewas Usai Dicekoki Narkoba dan Dilecehkan, Tersangka Anak Bos Prodia

badge-check
Editor    : Davit Segara


Orang tua Frisya Aurelya alias FA (16) saat berada di Pemakaman. Perbesar

Orang tua Frisya Aurelya alias FA (16) saat berada di Pemakaman.

Prioritastv.com, Jawa Barat – Kepergian Frisya Aurelya alias FA (16) menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Ibu muda yang dikenal ramah dan manja ini meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan, termasuk seorang anak balita yang kini harus tumbuh tanpa ibunya.

FA ditemukan tewas akibat overdosis setelah diduga dicekoki narkoba di sebuah kamar hotel di kawasan Senopati, Jakarta Selatan pada Senin, 22 April 2024, lalu.

Tidak hanya itu, ia juga mengalami pelecehan oleh dua pelaku yang berusia sekitar 40 tahunan, yakni anak dari bos Prodia bernama Arif Nugroho (AN) alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto.

Kasus ini kembali mencuat setelah sembilan bulan berlalu tanpa kejelasan. Keluarga FA menuntut keadilan dengan melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Gugatan tersebut terdaftar dengan Nomor Perkara: 30/Pdt.G/225/PN JKT.Sel tertanggal Senin, 6 Januari 2025. Dalam gugatan ini, Arif Nugroho dan Muhammad Bayu Hartanto bertindak sebagai penggugat terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro.

Ayah kandung FA, Radiman, mengenang putrinya sebagai sosok yang baik dan manja.

“Selama ini almarhum baik ya, orangnya juga agak manja. Kalau makan harus disuapin. Intinya anaknya baik dan kalau minta apa-apa harus diturutin,” ujar Radiman saat ditemui di kediaman ibu kandung FA di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Rabu 29 Januari 2025.

Terssngka Arif Nugroho (AN) alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto saat dihadirkan dalam rilis Polres Jaksel pada April 2024, lalu.

Baca Juga :

Kejari Jaksel Sebut, Kasus Pembunuhan Ibu Muda FA yang Menyeret Anak Bos Prodia Segera Disidang.

Setelah melahirkan anaknya, FA berusaha mandiri dengan bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Namun, keluarga tidak mengetahui secara pasti di mana ia bekerja. “Kadang suka minta uang buat naik ojol untuk berangkat kerja,” tambahnya.

Radiman juga menyampaikan bahwa FA sering memberikan uang kepada ibunya untuk membantu kebutuhan sang buah hati. “Kadang kalau ada rezeki suka ngasih ke ibunya. Kalau soal uang saya tidak begitu ikut campur, jadi biasanya ngasih langsung ke ibunya,” ungkapnya.

FA meninggalkan dua saudara kandung, seorang anak perempuan, serta kedua orang tuanya yang kini hanya bisa berharap agar keadilan segera ditegakkan. Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan terhadap perempuan di Indonesia.

Keluarga FA masih menanti langkah hukum yang jelas terhadap para pelaku agar keadilan bisa mereka dapatkan.

Diketahui, sebelummya seorang gadis remaja berusia 16 tahun tewas usai diduga dicekoki narkoba oleh sejumlah pria di salah satu hotel di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi, mengatakan, kasus ini pertama kali diketahui setelah pihaknya mendapat informasi dari RSUD Kebayoran Baru pada Senin (22/4/24).

“Informasi dari pihak RSUD Kebayoran Baru bahwa terdapat seorang perempuan tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia,” kata Yossi kepada wartawan pada Kamis 25 April 2024, lalu. (Deru)

👁 Dibaca 27 Kali

Baca Lainnya

Diganjar Penghargaan Kapolri, Atlet Kickboxing Tanggamus Sevi Nurul Aini Lulus Bintara Polri Tanpa Tes

17 Januari 2026 - 00:11 WIB

Satu dari Delapan Usulan Kampung Nelayan Merah Putih Terealisasi di Tanggamus

16 Januari 2026 - 23:09 WIB

Pamapta Polres Tanggamus Gelar Patroli dan Sambangi Sejumlah Poskamling

16 Januari 2026 - 13:09 WIB

Video Perlihatkan Pria Dewasa Bersama 8 Remaja di Kamar, Polisi Dalami Dugaan Kasus di Salah Satu Ponpes Tanggamus

16 Januari 2026 - 12:18 WIB

Kerugian Rp25 Juta Kecelakaan Beruntun di Depan SPBU Kota Agung Tanggamus, Ini Identitas Pengemudinya

16 Januari 2026 - 10:13 WIB

Trending di Kecelakaan Lalu Lintas