Prioritastv.com, Bandar Lampung – Sebuah mobil Daihatsu Sigra putih dengan nomor polisi BE 1350 AAQ yang ditemukan terparkir di halaman rumah warga di Jalan Wan Abdurahman, Kelurahan Batu Putu, Kecamatan Teluk Betung Utara, sempat menghebohkan warga setempat, Sabtu 8 Februari 2025.
Keberadaan mobil tersebut menjadi viral setelah sebuah video amatir memperlihatkan warga bersama petugas kepolisian memeriksa kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi tak terkunci, dengan kunci masih di stop kontak.
Yang membuat situasi semakin mencurigakan, di dalam mobil ditemukan sebuah jilbab, ponsel, dan bercak merah yang diduga darah. Warga yang menemukan ponsel di dalam mobil mengaku melihat ada panggilan masuk, namun tidak ada yang bisa membukanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kanit Reskrim Polsek Teluk Betung Timur, Ipda Hendra Irawan, menjelaskan bahwa mobil tersebut ditinggalkan oleh pengemudinya karena salah jalan dan masuk ke jalan buntu. Diduga, pengemudi dalam keadaan mabuk berat dan tidak sadar bahwa mobilnya kehabisan bahan bakar.
“Setelah diperiksa, mobil tersebut mogok karena kehabisan BBM. Kami membantu mengisi bahan bakarnya,” ujar Hendra, Selasa 11 Februari 2025.
Menurutnya, saat mobil ditemukan, dua pria yang berada di dalamnya melarikan diri ke kebun karena panik saat didekati warga.
“Ada dua orang laki-laki dalam kondisi mabuk akibat alkohol yang langsung lari ke dalam kebun,” tambahnya.
Warga yang sempat curiga dengan bercak merah di dalam mobil pun akhirnya lega setelah polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Banyak yang mengira itu bercak darah, ternyata itu adalah anggur merah, sisa minuman keras yang mereka konsumsi,” jelas Hendra.
Beruntung, warga tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Setelah polisi memastikan tidak ada tindak kriminal dalam kasus ini, mobil tersebut diamankan ke Polsek Teluk Betung Timur.
Pada Senin 10 Februari 2025, sore, seorang pria bernama David Sanjaya (30), warga Kedamaian, Bandar Lampung, datang ke Polsek untuk mengambil mobilnya.
Menariknya, ia tidak datang bersama rekannya yang ikut mabuk saat kejadian, melainkan memilih mengajak istrinya, Mariyana Seleste (29), untuk mengurus pengambilan kendaraan.
Polisi kemudian melakukan interogasi dan memverifikasi dokumen kendaraan. Setelah dipastikan tidak ada unsur tindak pidana, mobil akhirnya dikembalikan kepada pemiliknya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama tidak mengemudi dalam kondisi mabuk, karena bisa berujung pada situasi yang berbahaya dan merugikan diri sendiri serta orang lain. (Erwin)







