Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kelompok gajah liar yang dikenal sebagai “Kelompok Bunga” terpantau masih berada di sekitar aliran Sungai Kali Kumbang, wilayah Pekon Talang Asahan, Kecamatan Semaka, Senin (3/3/2025) malam.
Berdasarkan pantauan GPS Collar, kawanan gajah tersebut diduga hendak menyeberangi sungai menuju Pekon Sinar Bangun, Kecamatan Bandar Negeri Semuong.
Namun, derasnya aliran air membuat mereka tertahan sehingga kelompok tersebut saat ini masih berada di wilayah Pekon Sidomulyo Kecamatan Semaka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Semaka Polres Tanggamus, AKP Sutarto mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah bersiaga untuk mengantisipasi pergerakan kelompok gajah liar yang berjumlah 18 ekor tersebut.
“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penggiringan terhadap kelompok gajah liar yang memasuki wilayah pemukiman. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan mereka ke habitatnya di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS),” ujar AKP Sutarto mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda.

Tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari personel TNI-Polri, petugas TNBBS, KPH Kota Agung Utara, Polhut wilayah Sukaraja Atas, serta Satgas dari Pekon Tulung Asahan, Sidomulyo, dan Karang Agung. Mereka bekerja sama membentuk blokade guna mengarahkan kawanan gajah kembali ke kawasan hutan.
Kapolsek menjelaskan bahwa sebelumnya, kelompok gajah ini telah merusak sekitar 30 bangunan gubuk warga di sekitar Umbul 8.
“Kerusakan cukup signifikan, tetapi kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Saat ini, tim masih bekerja untuk memastikan kawanan gajah benar-benar kembali ke hutan,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Semaka, Bripka Herman, mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat pergerakan gajah liar di sekitar pemukiman.
“Kami meminta warga tetap berhati-hati dalam beraktivitas dan segera menghubungi pihak berwenang jika ada pergerakan gajah yang mengarah ke pemukiman,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi masih terkendali, namun tim gabungan tetap melakukan pemantauan untuk mencegah kawanan gajah kembali ke permukiman warga. (Edi Hidayat)







