Soal Kegaduhan dan Preman dari Timur di Universitas Malahayati, Rusli Bintang Minta Maaf Kepada Masyarakat Lampung, Ini Penjelasan Beliau !

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 16:00

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rusli Bintang, Pendiri Yayasan Altek dan Universitas Malahayati saat menyampaikan permohonan maaf dalam video yang diterima Media Prioritastv.com, Rabu 5 Maret 2025.

Rusli Bintang, Pendiri Yayasan Altek dan Universitas Malahayati saat menyampaikan permohonan maaf dalam video yang diterima Media Prioritastv.com, Rabu 5 Maret 2025.

Prioritastv.com, Bandar Lampung – Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Alih Teknologi (Altek) Bandar Lampung dan Universitas Malahayati, Rusli Bintang, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lampung atas kegaduhan yang terjadi di kampus Universitas Malahayati.

“Mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Lampung,” ujar Rusli dalam sebuah video yang diterima media Prioritastv.com, Rabu 5 Maret 2025.

Dalam pernyataannya, Rusli menjelaskan alasan dirinya mengirimkan orang timur ke kampus Universitas Malahayati adalah untuk mengeluarkan orang timur yang sudah ada di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melibatkan masyarakat Lampung dalam persoalan tersebut guna menghindari potensi konflik.

“Kalau saya ajak orang Lampung, nanti jadi adu domba. Saya tidak mau,” tegasnya.

Baca Juga :

Kegaduhan di Kampus Malahayati, Rosnati Istri Rusli Bintang Minta Maaf kepada Masyarakat Lampung, Ini Penjelasnnya !

Rusli juga menegaskan bahwa ia tidak ingin ada anggota keluarganya yang terlibat dalam pengelolaan kedua lembaga tersebut.

Menurutnya, Universitas Malahayati dan Yayasan Alih Teknologi harus tetap mengutamakan kepentingan masyarakat Lampung.

“Tidak boleh ada keturunan saya di situ. Masyarakat Lampung yang saya utamakan. Saya minta bantuan kepada masyarakat untuk menyelesaikan,” tegasnya.

Dalam video tersebut, tampak beberapa tokoh penting mendampingi Rusli Bintang, di antaranya Pajar S. Meliala dan Hidayat Hamtori.

Sebelumnya, pada Minggu 2 Maret 2025, pagi, kampus Universitas Malahayati sempat mengalami ketegangan setelah kedatangan ratusan orang timur, yang memicu kegaduhan di lingkungan kampus.

Situasi tersebut akhirnya diredam setelah pihak kepolisian bergerak cepat melakukan mediasi. Dugaan sementara, insiden ini terjadi akibat konflik internal keluarga antara Rusli Bintang dan M. Khadafi. (Putra)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru