Prioritastv.com, Lampung – KH Basyaruddin Maisir memberikan nasihat penting kepada umat Muslim agar memanfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat demi meraih pahala berlimpah. Hal ini disampaikan saat mengisi ceramah di Masjid Raya Al Bakrie, Lampung, pada Rabu (12/3/2025).
“Kita harus semaksimal mungkin meningkatkan ibadah supaya nilai Ramadhan tahun ini lebih baik dibandingkan Ramadhan sebelumnya,” ujar KH Basyaruddin.
Dalam ceramahnya, ia juga menyampaikan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi mengenai empat golongan manusia yang dirindukan oleh surga, yaitu Orang yang membaca Al-Qur’an
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai umat Muslim, hendaknya kita berusaha mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali di bulan Ramadhan. Jika dilakukan dengan penuh keikhlasan dan mengharap ridho Allah SWT, insyaAllah kita akan dirindukan oleh surga,” jelasnya.
Lalu, orang yang menjaga lisan. KH Basyaruddin mengingatkan bahwa menjaga lisan tidak hanya berarti menahan diri dari perkataan yang menyakiti orang lain, tetapi juga menjaga jari-jari dari menulis komentar negatif di dunia digital.
“Mungkin ada yang tidak pernah berkata buruk secara langsung, tetapi menulis komentar yang menyakitkan di media sosial. Oleh sebab itu, di bulan Ramadhan dan seterusnya, kita harus menggunakan lisan dan panca indra kita untuk hal-hal yang positif,” pesannya.
Kemudian, orang yang memberi makan orang lapar
Amalan ini juga bisa diartikan sebagai memberi makan bagi mereka yang berpuasa.
“Mudah-mudahan yang memberi dan yang menerima mendapatkan pahala di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Terakhir, orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. KH Basyaruddin berharap agar seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
“Mudah-mudahan dari apa yang saya sampaikan ini sudah ada dalam diri kita semua,” tutupnya.
Ceramah ini menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan, tidak hanya dalam bentuk ritual, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari yang membawa manfaat bagi sesama. (Tiondon)







