Tiga Angggota Polres Way Kanan Gugur, Anggota DPRD Lampung Soroti Insiden Penggerebekan Sabung Ayam

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 21:17

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Flyer ucapan duka yang beredar | Dok. Istimewa.

Flyer ucapan duka yang beredar | Dok. Istimewa.

Prioritastv.com, Way Kanan, Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Sahdana, S.Pdi, meminta Kapolres Way Kanan untuk bertanggung jawab atas insiden penggerebekan sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, yang menyebabkan Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, meninggal dunia.

Menurut Sahdana, lokasi sabung ayam yang menjadi sasaran penggerebekan bukanlah tempat baru, melainkan sudah beroperasi selama bertahun-tahun tanpa tindakan tegas dari kepolisian.

Ia juga menyoroti maraknya praktik sabung ayam di berbagai wilayah Way Kanan yang seolah dibiarkan tanpa pengawasan serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polisi itu kan banyak intel, masa iya mereka tidak mengetahui keberadaan arena sabung ayam ini? Menurut saya, Kapolres Way Kanan harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar Sahdana, yang juga merupakan anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Lampung, Senin 17 Maret 2025, malam.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa masalah sabung ayam di Way Kanan bukan hal baru. Para pelakunya bahkan bukan hanya berasal dari Way Kanan, melainkan juga dari luar daerah.

Beragam jenis ayam, termasuk ayam Bangkok dan jenis lainnya, dipertarungkan di arena tersebut.

“Anehnya, polisi seakan tidak pernah tahu, padahal jumlah intel di kepolisian cukup banyak. Ini harus menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Sahdana, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Way Kanan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus penembakan maupun atas pernyataan Sahdana tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan saat penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Senin (17/3) sore.

Selain itu, dua anggota kepolisian lainnya, Bripka Petrus dan Bripda Ghalib, mengalami luka tembak dalam insiden tersebut dan diketahui meninggal dunia berdasarkan foto-foto yang beredar.

Informasi yang diterima, penggerebekan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Way Kanan dan Polsek Negara Batin.

Namun, saat operasi berlangsung, terjadi tembakan hingga menewaskan Kapolsek Negara Batin dan dua anggota kepolisian lainnya. (Putra)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru