Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa UBL Gelar Aksi Lilin Duka

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 22:18

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Mahasiswa UBL saat menyalakan lilin duka tolak revisi UU TNI, Jumat 21 Maret 2025 malam | Putra/Media Prioritastv.com.

Sejumlah Mahasiswa UBL saat menyalakan lilin duka tolak revisi UU TNI, Jumat 21 Maret 2025 malam | Putra/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Bandar Lampung – Sejumlah mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar aksi simbolik “Lilin Duka Matinya Reformasi” sebagai bentuk penolakan terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), Jumat 21 Maret 2025, malam.

Aksi ini dilakukan sebagai protes atas proses revisi yang dinilai mengabaikan partisipasi publik serta substansi aturan yang dianggap bermasalah.

Menurut Alfin Sanjaya, Wakil Presiden BEM Fakultas Hukum UBL, aksi ini merupakan bentuk peringatan kepada masyarakat bahwa revisi UU TNI bertentangan dengan UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, yang seharusnya menjamin keterlibatan publik dalam proses legislasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Revisi ini disahkan tanpa partisipasi publik yang bermakna. Selain itu, dalam Pasal 47 Ayat 2, terdapat ketentuan yang memperbolehkan militer aktif menduduki jabatan sipil di 14 lembaga negara, yang bertentangan dengan semangat reformasi dan supremasi sipil,” ujar Alfin.

Mahasiswa menyoroti bahwa pasca-reformasi, supremasi sipil dan kesetaraan di hadapan hukum menjadi prinsip utama dalam kehidupan bernegara.

Namun, revisi ini dianggap sebagai langkah mundur karena berpotensi mengembalikan dominasi militer dalam pemerintahan sipil.

Aksi simbolik menyalakan lilin ini juga menjadi pesan bahwa gerakan mahasiswa di Lampung, khususnya di Universitas Bandar Lampung, masih hidup dan terus berjuang untuk demokrasi.

“Kami ingin mengabarkan bahwa reformasi sedang berada dalam ancaman. Lilin ini bukan sekadar simbol duka, tetapi juga semangat perlawanan agar demokrasi tetap tegak,” tegasnya.

Aksi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UBL, sebagai bentuk solidaritas menolak revisi UU TNI dan mempertahankan prinsip demokrasi dalam kehidupan bernegara. (Putra)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru