Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kepergian AKP Anumerta Lusiyanto meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, terutama di Kelumbayan Barat, Tanggamus, tempat ia pernah bertugas sebagai Kepala Subsektor sebelum menjabat sebagai Plt Kapolsek Semaka.
Salah satu tokoh Kelumbayan Muzzani mengungkapkan pandangannya tentang sosok almarhum yang dikenal sederhana, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
“Saya biasa memanggil beliau ‘Mas Komandan’. Beliau orang yang sangat sederhana. Saat menjabat sebagai Ka Subsektor Kelumbayan Barat, wilayah kecamatan saya, beliau tinggal di ruko milik Pak Yayan, tidak jauh dari rumah saya,” kenang tokoh tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga bercerita bahwa tanah tempat berdirinya kantor Polsubsektor Kelumbayan Barat, yang insyaallah akan diresmikan menjadi Polsek Kelumbayan Barat tahun ini, merupakan tanah hibahnya pada saat Kapolres Tanggamus dijabat oleh AKBP I Made Rasma.
Menurutnya, AKP Lusiyanto adalah sosok pemimpin yang selalu membawa keluarganya ke mana pun ia bertugas. Selain itu, ia dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Beliau tipe yang humanis dan akrab dengan masyarakat. Tiap subuh, beliau selalu salat berjamaah di masjid tepat waktu. Bahkan, beliau pernah mengharumkan nama Kecamatan Kelumbayan Barat dalam lomba Siskamling tingkat Polres Tanggamus,” ungkapnya.
Tidak hanya dikenal karena kedekatannya dengan masyarakat, almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana.
“Setahu saya, beliau hanya memiliki satu mobil pribadi, yakni Luxio, yang sempat tergadai karena ada keperluan mendesak. Tidak ada tanda-tanda beliau hidup dalam kemewahan,” lanjutnya.
Semasa hidupnya, AKP Lusiyanto aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti Jumat Keliling dan Tarawih Keliling. Dalam setiap kegiatan keagamaan, beliau selalu hadir, menjadikannya figur polisi yang tidak hanya bertugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga bagian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Kepergian AKP Anumerta Lusiyanto menjadi kehilangan besar bagi masyarakat, sosoknya yang dikenal sebagai pemimpin sederhana, humanis, dan dekat dengan masyarakat akan selalu dikenang.
Untuk diketahui, AKP Anumerta Lusiyanto bersama Aipda Anumerta Aipda Petrus Apriyanto, dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganta, gugur saat menjalankan tugas kepolisian di wilayah hukum polres Way Kanan pada Senin (17/3/2025), lalu. (Asrul)







