Puluhan Tim SAR Indonesia Bertolak ke Lokasi Gempa Myanmar

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 13:07

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan pelepasan Tim SAR Indonesia di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa 1 April 2025 | Dok. BNBP.

Persiapan pelepasan Tim SAR Indonesia di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa 1 April 2025 | Dok. BNBP.

Prioritastv.com, Jakarta – Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) resmi diberangkatkan menuju Myanmar untuk membantu penanganan gempa bumi yang melanda negara tersebut pada 28 Maret 2025.

Pelepasan 73 personel INASAR dilakukan di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa 1 April 2025 dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, didampingi Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan, Laksda TNI R. Eko Suyatno.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa gempa di Myanmar telah menelan lebih dari 2.600 korban jiwa. Meski demikian, upaya penyelamatan masih harus terus dilakukan mengingat banyak korban yang masih terjebak di reruntuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kondisi tempat penugasan kali ini tidak seperti di Indonesia atau saat penugasan Basarnas pada 2023 lalu di Turkiye dan Suriah. Mungkin situasi di sana lebih sulit karena diinformasikan bahwa komunikasi belum berjalan dengan baik dan beberapa daerah masih mengalami pemadaman listrik. Tentunya dukungan bagi tim INASAR di sana sangat terbatas,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com, Rabu 2 April 2025.

Ia juga menambahkan bahwa pengalaman tim INASAR dalam menangani bencana gempa di Turkiye bisa menjadi modal berharga dalam misi kali ini. Meskipun sudah melewati golden time saat bertugas di Turkiye, tim INASAR tetap mampu mengevakuasi sekitar 15 jenazah.

Saat ini, berbagai negara juga telah mengirimkan bantuan personel ke Myanmar, termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan China. Semua tim bekerja sama tanpa membedakan batas negara demi misi kemanusiaan.

“Bantuan yang dikirimkan Indonesia mencakup tim penyelamatan, tenaga medis, serta logistik. Semua perlengkapan dan personel diberangkatkan menggunakan dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing 747,” tegasnya.

Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Myanmar yang terdampak dan mempercepat proses pemulihan pasca-gempa. (Ubay)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru