Perundungan Remaja di Pringsewu, Diduga Dipicu Masalah Asmara, Polisi Periksa 7 Saksi Terkait

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 19:57

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan korban saat dibenturkan ke tiang listrik dalam aksi perudungan yang disebut di Gading Rejo, Pringsew | Dok. Tangkapan Layar Video.

Badan korban saat dibenturkan ke tiang listrik dalam aksi perudungan yang disebut di Gading Rejo, Pringsew | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Polres Pringsewu, Lampung, tengah mendalami kasus perundungan yang menimpa seorang remaja putri yang disebut terjadi di Kecamatan Gading Rejo.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tujuh orang saksi terkait insiden yang diduga dipicu oleh persoalan asmara.

Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, membenarkan bahwa pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi,” kata AKBP Yunnus, Minggu 20 April 2025.

Peristiwa perundungan itu terjadi pada Jumat (18/4/2025) malam di sebuah lapangan di Pekon Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo.

Dari hasil pemeriksaan awal, motif perundungan diduga berkaitan dengan konflik asmara antar remaja.

Namun, kata Yunnus, pihaknya belum bisa memastikan permasalahan asmara seperti apa hingga sampai terjadi perundungan tersebut. Sebab, saat orang tua membuat laporan, korban tidak ikut.

“Jadi ada permasalahan rebutan teman pria, cemburu atau ingin direbut itu yang masih kami dalami lebih lanjut karena korban belum sempat diperiksa,” jelas Kapolres.

Hal ini membuat proses pemeriksaan terhadap korban maupun terduga pelaku belum dilakukan.

Sebelumnya, kasus ini menyita perhatian publik setelah beredarnya video perundungan di media sosial. Dalam video tersebut, tampak korban dipukuli secara brutal oleh sejumlah pelaku meski sudah menangis dan memohon ampun.

“Tolongin aku, tolongin aku, maaf mbak maaf,” ucap korban dalam video sambil menangis ketakutan.

Lebih menyakitkan, pelaku juga memaksa korban untuk bersujud dan mencium kakinya. “Sujud lu, sujud,” terdengar suara pelaku dalam rekaman.

Data yang dihimpun, pelaku perudungan disebut bernama Intan seperti yang disampaikan pihak keluarganya.

Sementara itu, korban diketahui berinisial CHF (14), seorang pelajar perempuan asal Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. (Davit)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru