Hujan Deras, Tiga Titik Longsor di Kelumbayan Tanggamus, Akses Jalan Terputus

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Material longsor yang menutup jalan utama di perbatasan Pekon Paku Kelumbayan dan Pekon Batu Patah, Kelumbayan Barat, Senin 28 April 2025 | Dok. Solahudin Magad.

Material longsor yang menutup jalan utama di perbatasan Pekon Paku Kelumbayan dan Pekon Batu Patah, Kelumbayan Barat, Senin 28 April 2025 | Dok. Solahudin Magad.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Hujan deras yang melanda Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, sejak Minggu malam 27 April 2024 hingga Senin 28 April 2025 pagi, menyebabkan longsor di sejumlah titik. Akibatnya, akses jalan utama warga lumpuh.

Longsor terjadi di jalur penghubung Pekon Paku Kecamatan Kelumbayan dan Batu Patah, Kelumbayan Barat, Lengkukai, Sidoharjo, dan sekitarnya. Jalur ini merupakan akses utama mobilitas warga.

Hujan dengan intensitas tinggi turun sejak pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB. Kondisi tanah yang labil membuat sejumlah titik mengalami longsor.

“Di Pekon Paku, longsor ada di tiga titik. Yang terparah di Pedukuhan Curup Pantai,” kata Solahudin Magad kepada Kantor Media Prioritastv.com, Senin (28/4/2025).

Solahudin menjelaskan, titik longsor di Pekon Paku ditemukan sebanyak 3 titik. Titik 1: Panjang longsor sekitar 30 meter, ketebalan material mencapai 1,5 meter menutup jalan.

Kemudian, Titik 2: Longsor sepanjang 10 meter, tanah berlumpur menutup akses jalan dan Titik 3: Pohon tumbang melintang di jalan, sudah ditangani warga.

Baca Juga :  Motor Terbakar di Kota Agung Tanggamus, Warga Sempat Panik

“Akibat longsor ini, kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas. Warga terpaksa menunggu pembersihan material longsor untuk bisa melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

Solahudin menambahkan, selain di Pekon Paku, longsor juga dilaporkan terjadi di jalur menuju Pekon Umbar.

“Ada tiga titik longsor, namun belum bisa dipastikan kondisinya karena sulitnya akses,” tambahnya.

Solahudin berharap, pemerintah daerah diharapkan segera mengirim alat berat untuk mempercepat evakuasi material longsor. (Herdi)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 3 kali dibaca

Redaktur

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru