Atap Rumah Roboh Diterjang Angin, Penyandang Disabilitas Fisik di Pagelaran Pringsewu Butuh Bantuan

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 21:33

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah Larto yang rusak parah akibat angin kencang di Candi Retno, Pagelaran Pringsewu. Atap dan dindingnya hampir roboh, Selasa 13 Mei 2025 | Davit/Media Prioritastv.com.

Kondisi rumah Larto yang rusak parah akibat angin kencang di Candi Retno, Pagelaran Pringsewu. Atap dan dindingnya hampir roboh, Selasa 13 Mei 2025 | Davit/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Selasa 14 Mei 2025, siang menyebabkan kerusakan serius pada sebuah rumah warga di Kabupaten Pringsewu.

Rumah tersebut milik Larto (53), seorang warga kurang mampu dan penyandang disabilitas fisik yang tinggal di RT 02 RW 03, Dusun Candi Retno, Kelurahan Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Terjangan angin kencang menyebabkan atap rumah roboh, dengan genting beterbangan dan rangka kayu patah serta menggantung tak beraturan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagian depan rumah juga tampak porak-poranda, pagar bambu roboh, dan perabotan rumah tangga berserakan. Kondisi ini membuat rumah tidak lagi layak ditempati.

Menurut kesaksian tokoh masyarakat setempat, Muhyiban, kerusakan terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Tadi siang hujan deras, habis hujan atap rumah Pak Larto itu ambrol. Itu rumah pribadi, sudah lama dia tempati,” kata Muhyibin, Rabu 15 Mei 2025.

Muhyibin menjelaskan,  kondisi ekonomi Larto sangat  memprihatinkan. Ia mengalami disabilitas fisik akibat tersengat listrik beberapa tahun lalu yang menyebabkan jari-jari tangannya hilang dan fungsinya lumpuh.

Saat ini, ia bekerja serabutan menggembala kambing dan mencari pisang untuk mencukupi kebutuhan hidup bersama istri dan tiga orang anaknya.

“Rumah itu memang sudah tidak layak huni dari dulu. Lantainya masih semen kasar. Tapi belum pernah ada bantuan untuk perbaikan rumah, baru dapat PKH saja,” tambah Muhyiban.

Ia berharap pemerintah bisa turun tangan memberikan bantuan, terutama untuk perbaikan tempat tinggal agar keluarga Pak Larto bisa tinggal dengan aman dan layak. (Davit)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru