Prioritastv.com, Pringsewu – Musibah yang menimpa Larto penyandang disabilitas fisik di Candiretno, kecamatan Pagelaran, Pringsewu, di mana atap rumahnya roboh diterjang angin kencang, kembali membuka tabir lemahnya pengawasan dan pendataan sosial di daerah ini, Kamis (15/5/25).
Ironisnya, hingga saat ini korban belum menerima bantuan perbaikan atau rehabilitasi rumah dari pemerintah maupun instansi terkait. Keadaan tersebut jelas menimbulkan pertanyaan besar di mana pengawasan dan pendataan sosial yang seharusnya memastikan warga rentan mendapat perhatian cepat dan prioritas?
Dinas Sosial Pringsewu pun mendapat sorotan tajam atas ketidaktepatan data yang membuat korban masih terabaikan. Padahal, Dinas Sosial memiliki peran vital dalam mendata dan mengawal warga rentan agar tak terlantar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah pekon sebagai garda terdepan pendataan sosial juga harus bertanggung jawab atas kelambanan ini. Pendataan yang hanya bersifat formal tanpa tindak lanjut nyata menjadi akar masalah yang membuat warga penyandang disabilitas harus menunggu bencana terlebih dahulu baru mendapatkan perhatian.
Kurangnya koordinasi antara Dinas Sosial, pemerintah pekon, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semakin memperparah kondisi ini. Ketiganya harus segera memperbaiki sinergi agar pendataan dan penanganan bencana berjalan efektif dan warga rentan tidak lagi terabaikan.
Musibah ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah Pringsewu untuk segera memperbaiki sistem pendataan sosial dan pengawasan. Jika tidak, warga rentan akan terus menanggung beban akibat sistem yang gagal ini.
Hingga berita ini ditayangkan, media ini masih menunggu jawaban atas konfirmasi yang dilayangkan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu terkait penanganan kasus ini.
(Red)







