Mantan Karyawan Mengecam: Sidak DPRD Pringsewu Dinilai Gagal Total, Cuma Foto-Foto Pulang Tanpa Solusi!

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 07:24

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi lV DPRD Kabupaten Pringsewu saat melakukan sidak gabungan. (Wan/Prioritastv.com)

Komisi lV DPRD Kabupaten Pringsewu saat melakukan sidak gabungan. (Wan/Prioritastv.com)

Prioritastv.com, Pringsewu – Harapan para mantan karyawan Cafe & Resto Ummika untuk mendapatkan keadilan dari hasil sidak Komisi IV DPRD Pringsewu tampaknya harus ditelan bulat-bulat.

Yang mereka saksikan bukan aksi tegas lembaga wakil rakyat, melainkan kunjungan penuh basa-basi yang berakhir dengan dokumentasi manis tanpa substansi.

“Saya kecewa berat. Ini bukan sidak, ini kayak tamu kehormatan yang datang terus selfie, lalu pulang,” kata LU, salah satu mantan karyawan yang angkat bicara usai sidak Jumat (16/5/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut LU, sidak tersebut gagal total mengurai akar persoalan. Tidak ada pernyataan keras terhadap dugaan penahanan KTP, eksploitasi kerja, keterlambatan gaji, atau sistem kerja yang diduga melanggar hak asasi. Malah, owner diberikan waktu “tiga bulan untuk melengkapi perizinan”. Sementara korban-korban yang sudah bersuara, seolah hanya angin lalu.

“Kita minta kasus ini diusut lebih dalam dan lanjut. Jangan cuma jadi berita seminggu terus hilang kayak enggak pernah ada apa-apa,” tegas LU.

Kritik juga datang dari AG, mantan karyawan lain yang sebelumnya menyampaikan bahwa mereka sempat dipaksa kerja di bawah tekanan verbal dan sistem kerja tak manusiawi.

“Kita udah ngasih kesaksian, tapi malah dibilang sepihak. Owner diminta lengkapi izin, tapi hak kami kayak dilupakan. Sidak kemarin cuma nyakitin korban lebih dalam,” ujarnya.

LU menambahkan bahwa kondisi kerja saat itu bahkan memaksa mereka makan makanan bekas pelanggan secara diam-diam karena keterbatasan fasilitas dan tekanan ekonomi.

“Ngenes banget. Owner tahu, tapi yang diomongin malah soal ‘biar nggak ilfil pengunjung’. Bukannya dikasih makan layak,” kata LU.

Sementara itu, hingga kini belum ada pernyataan lanjutan dari pihak DPRD Pringsewu pasca kritik bertubi-tubi ini. Yang jelas, kekecewaan para mantan karyawan semakin membuncah. Mereka bukan hanya meminta keadilan mereka menuntut tanggung jawab. Bukan klarifikasi. Bukan basa-basi. Tapi keberanian berpihak pada yang benar. (Wan)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru