Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kabar membanggakan datang dari rombongan jamaah haji asal Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2025, mereka menjadi salah satu rombongan yang dinilai paling tertib, kompak, dan lancar dalam hal administrasi maupun pelaksanaan ibadah.
Jamaah haji asal Tanggamus yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) JKG 39 ini tidak mengalami kendala terkait pemisahan syarikah maupun keterlambatan penerbitan Kartu Nusuk.
Petugas Haji Daerah (PHD) Tanggamus, Eko Didi Darmadi mengatakan, rombongan haji Tanggamus bersatu terus, satu rombongan dari awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bahkan untuk penerbitan kartu Nusuk, tidak sampai satu jam setelah kami tiba di Makkah, semua kartu langsung keluar dan dibagikan ke jamaah,” ungkap Eko.
Ia menyebut Haji Tanggamus juga berada di hotel yang sama. Ia mengonfirmasi bahwa seluruh proses berlangsung lancar dan tidak ada jamaah yang terpisah sejak keberangkatan.
“Kami pastikan bahwa seluruh jamaah dari Tanggamus tetap bersama dalam satu rombongan. Semua ditempatkan di satu hotel, dan Alhamdulillah kartu Nusuk langsung diterima tanpa kendala. Ini berkat koordinasi yang baik antara petugas, ketua rombongan, dan panitia penyelenggara ibadah haji,” tegasnya.
Kisah kebersamaan juga datang dari pasangan suami istri asal Tanggamus, Rohayati dan Joko Wahyudi. Keduanya mengaku bersyukur bisa terus bersama sejak keberangkatan hingga tiba di Makkah, tanpa terpisah rombongan maupun akomodasi.
“Sejak awal berangkat, saya dan istri tidak pernah berpisah. Bahkan jamaah lansia dan penyandang disabilitas yang kami dampingi juga tetap dalam satu kamar,” kata Joko Wahyudi.
Sebanyak 387 jamaah asal Tanggamus tahun ini ditempatkan di satu hotel yang sama, sehingga memudahkan koordinasi, pengawasan, dan pelayanan.
Kondisi ini berbeda dengan beberapa kasus jamaah dari daerah lain yang sempat terpisah kloter atau belum menerima kartu Nusuk tepat waktu.
Suksesnya pelaksanaan awal ibadah haji oleh rombongan asal Tanggamus ini menjadi bukti keberhasilan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, Kemenag, dan petugas haji di lapangan.
Hal ini juga menunjukkan kesiapan jamaah secara mental dan administratif untuk menunaikan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Dengan lancarnya tahapan awal ini, seluruh jamaah haji asal Tanggamus kini tengah mempersiapkan diri menyambut puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Diketahui, Kartu Nusuk sendiri merupakan kartu pintar (smart card) yang wajib dimiliki setiap jamaah haji.
Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi yang memuat data lengkap seperti nama, foto, nomor visa, hingga lokasi pemondokan. Tanpa kartu ini, jamaah tidak dapat memasuki area Makkah dan Madinah. (Herdi)







