Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanggamus menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk menanggulangi persoalan anak putus sekolah, menyusul pernyataan Bupati Tanggamus yang menyoroti persoalan tersebut sebagai salah satu perhatian utama pemerintah daerah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Rakhman Husin, S.Sos., MM., menjelaskan bahwa pihaknya telah merumuskan berbagai strategi yang akan segera diimplementasikan guna memastikan anak-anak di Tanggamus tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Langkah pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab anak putus sekolah, seperti kondisi kemiskinan, terbatasnya akses pendidikan di wilayah terpencil, hingga persoalan internal keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data ini menjadi dasar untuk menentukan pendekatan yang tepat,” kata Rakhman Husin dalam keterangannya kepada Media Prioritastv.com, Kamis 29 Mei 2025.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas belajar yang memadai, serta pengembangan kurikulum yang relevan dan kontekstual.
Pihaknya juga akan memperkuat program pencegahan putus sekolah melalui konseling, mentoring, dan pemberian dukungan kepada siswa yang dinilai berisiko tinggi.
“Partisipasi orang tua dalam proses pendidikan juga menjadi perhatian, dengan mendorong keterlibatan aktif melalui sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan bagaimana orang tua dapat mendampingi anak-anak mereka dalam proses belajar,” jelasnya.
Dinas juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dengan menggelar kampanye edukatif dan promosi manfaat pendidikan secara luas.
Sebagai alternatif, bagi siswa yang tidak dapat melanjutkan pendidikan formal, Dinas Pendidikan Tanggamus akan memperluas akses ke program pendidikan non-formal, seperti Paket A, B, dan C, yang dirancang untuk menjangkau kelompok usia sekolah yang tertinggal.
“Dengan upaya ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus berharap dapat menekan angka putus sekolah dan memastikan semua anak di daerah tersebut memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan,” tandasnya. (Herdi)







