Lampung Segera Luncurkan Satelit Sendiri, 100 Pemuda Akan Dikirim ke Tiongkok, Ini Tujuannya !

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 15:48

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto satelit dan saat Gubernur Lampung berkunjung ke Tiongkok, Jumat 30 Mei 2025 | Dok. Diskominfotik Pemprov Lampung.

Kolase foto satelit dan saat Gubernur Lampung berkunjung ke Tiongkok, Jumat 30 Mei 2025 | Dok. Diskominfotik Pemprov Lampung.

Prioritastv.com, Lampung – Provinsi Lampung bersiap menorehkan sejarah baru dengan segera meluncurkan satelit visual pertama bernama Lampung-1 hasil kerja sama dengan dua perusahaan luar angkasa asal Tiongkok, STAR.VISION Aerospace Ltd. dan Oriental Maritime Space Port (Shandong) Development Group Co., Ltd.

Penandatanganan Letter of Intent (LoI) dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di kantor pusat STAR.VISION, Kota Haiyang, Provinsi Shandong, Tiongkok. Kegiatan ini turut dikawal oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam momen bersejarah tersebut, Gubernur Mirza menandatangani dokumen bersama Danying Fan, Co-CEO STAR.VISION Aerospace Ltd., dan Zhaohui Sun, Wakil Sekretaris Oriental Maritime Space Port.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan langkah strategis dan bersejarah menuju transformasi Lampung sebagai provinsi berbasis teknologi tinggi,” ujar Gubernur Mirza dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Satelit Lampung-1 diproyeksikan memiliki manfaat besar di sektor pertanian dan kelautan. Dengan teknologi hyperspectral berbasis AI, satelit ini mampu memberikan data real-time mengenai kelembaban tanah, kadar klorofil, deteksi dini hama dan penyakit tanaman, hingga proyeksi pasokan air.

Contoh penerapan teknologi serupa di Tiongkok menunjukkan peningkatan hasil panen dan efisiensi penggunaan pupuk. Bahkan di India, data satelit telah dimanfaatkan oleh sektor keuangan untuk menentukan kelayakan petani dalam menerima kredit.

“Teknologi ini membawa kita pada era perencanaan berbasis data, bukan lagi perkiraan,” tegas Mirza.

Selain pertanian, satelit ini akan dimanfaatkan untuk penguatan sistem tanggap bencana seperti deteksi banjir, kebakaran lahan, dan tanah longsor.

Tak hanya itu, dalam konteks tata ruang dan lingkungan, citra satelit dapat membantu perencanaan zonasi, pemantauan konservasi hutan dan pesisir secara presisi dan real-time.

Gubernur mengungkap, dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Pemprov Lampung juga menginisiasi program pelatihan generasi muda.

Sebanyak 100 pemuda Lampung akan diberangkatkan ke Tiongkok untuk mengikuti pelatihan khusus dalam bidang penginderaan jauh dan teknologi komunikasi satelit.

“Tujuan utamanya adalah kemandirian teknologi. Dalam beberapa tahun ke depan, kita ingin seluruh proses pengoperasian satelit dilakukan oleh SDM Lampung sendiri,” jelas Gubernur Mirza.

Sebagai bagian dari ekosistem teknologi luar angkasa, Lampung juga akan membangun stasiun bumi untuk menerima, mengolah, dan mendistribusikan data dari satelit.

Infrastruktur ini akan melibatkan perguruan tinggi dan mitra industri, menjadikan Lampung sebagai pionir dalam riset luar angkasa di Indonesia.

Pokok-pokok kerja sama antara Pemprov Lampung dan mitra Tiongkok mencakup:
• Penamaan satelit Lampung-1 sebagai simbol kemitraan strategis.
• Pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM di bidang teknologi luar angkasa.
• Fasilitasi kunjungan ke fasilitas peluncuran satelit maritim di Tiongkok.
• Pembangunan stasiun bumi di Provinsi Lampung.

Gubernur Mirza juga berkesempatan mengunjungi kapal peluncuran satelit milik STAR.VISION yang memungkinkan peluncuran dilakukan dari laut, sebuah teknologi canggih yang membuka peluang besar kolaborasi ke depan.

Sore harinya, ia juga melakukan pertemuan bilateral dengan Walikota Yantai, Jiang Cheng, membahas potensi kerja sama antar wilayah, termasuk pengembangan pelabuhan dan pemanfaatan citra satelit untuk mitigasi bencana.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menegaskan bahwa kerja sama ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembangunan berbasis data di Lampung.

“Satelit ini adalah salah satu yang paling modern di dunia. Kami optimis, kerja sama ini akan membawa lompatan besar bagi Lampung, tidak hanya dalam pertanian dan mitigasi bencana, tetapi juga dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing global,” ujar Elvira.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari forum Shandong International Friendship Cities Cooperation and Exchange Week, yang menandai keseriusan Lampung dalam membangun kolaborasi internasional untuk kemajuan daerah. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru