Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus mengeluarkan imbauan kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di wilayah Perairan Kota Agung, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi gelombang tinggi yang masih terjadi.
Kepala BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi dalam keterangannya, meminta nelayan agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas melaut.
“Kami terus mengimbau kepada para nelayan untuk lebih waspada dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut, mengingat gelombang laut masih cukup tinggi dan berisiko,” kata Irvan menanggapi informasi terjangan gelombang tinggi di perairan Kota Agung, Selasa 24 Juni 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Irvan menyebut, BPBD Tanggamus juga telah mengusulkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat untuk mendukung pembangunan sea wall atau tanggul penahan ombak di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Agung.
Usulan ini diajukan karena keterbatasan anggaran dari APBD Kabupaten Tanggamus yang belum mencukupi untuk membiayai pembangunan infrastruktur penahan gelombang tersebut.
“Pembangunan sea wall sangat diperlukan untuk melindungi kawasan TPI dan aktivitas nelayan dari dampak gelombang tinggi yang kerap mengganggu dan bahkan membahayakan,” tambahnya.
Sebagai langkah preventif, BPBD juga berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi cuaca secara update dan berkala kepada masyarakat pesisir, guna mengantisipasi dampak buruk dari cuaca ekstrem dan potensi bencana lainnya.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari BPBD dan BMKG serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di wilayah pesisir. (Herdi)







