Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Masyarakat dari empat pekon yang bermukim di bantaran Sungai Way Belu, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus yang membangun bronjong sebagai penanggulangan banjir bandang.
Pembangunan bronjong di sejumlah titik rawan longsor dan abrasi ini dinilai sangat tepat sasaran oleh warga, mengingat selama ini banjir bandang sering terjadi saat musim penghujan tiba. Akibatnya, tak sedikit rumah warga yang terendam bahkan hanyut terbawa derasnya arus sungai.
Di titik-titik tertentu, pemasangan bronjong dibangun dengan ketinggian lima krib. Warga menyebut pembangunan ini sangat penting untuk melindungi pemukiman serta infrastruktur jalan dari ancaman abrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Herman, warga Pekon Banjarmasin mengatakan bahwa pemasangan bronjong tersebut benar-benar dilakukan di titik rawan yang selama ini menjadi langganan gerusan air saat banjir datang. Menurutnya, langkah ini telah menjawab kekhawatiran masyarakat selama bertahun-tahun.
“Itu yang selalu kami khawatirkan selama ini, bukan hanya rumah warga, tapi juga sawah dan akses jalan. Sekarang kami merasa lebih aman,” kata Herman, Sabtu 12 Juli 2025.
Hal senada disampaikan oleh Iwan, warga lainnya yang merasa terbantu dengan adanya pembangunan penguatan tebing tersebut.
“Kami selaku masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Way Belu sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Kini kami lebih tenang saat musim hujan tiba,” ungkapnya.
Mawardi, salah satu tokoh masyarakat setempat, juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyebut pembangunan ini merupakan jawaban dari harapan masyarakat yang selama ini hidup dalam kekhawatiran.
“Ini merupakan jawaban dari harapan kami. Banjir bisa datang kapan saja. Kalau tidak segera ditangani, bisa merusak rumah, jalan, bahkan membahayakan nyawa kami,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan BPBD Tanggamus, Azwar, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa progres pekerjaan sudah berjalan baik dan mencapai sekitar 50 persen.
“Alhamdulillah pengerjaannya lancar, sudah 50 persen. Kami dari BPBD juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat karena atas dukungan dan partisipasi mereka program ini dapat berjalan dengan baik,” kata Azwar mewakili Kalak BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi.
Dengan dibangunnya bronjong di bantaran Sungai Way Belu, warga kini merasa lebih aman dan nyaman menghadapi musim penghujan. Selain memperkuat tebing sungai, pembangunan ini juga membawa harapan baru bagi warga akan lingkungan yang lebih terlindungi dari bencana banjir bandang. (Herdi)







