Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Polisi telah mengungkap kronologi penangkapan seorang pelaku pencurian sepeda motor yang sempat dihajar massa usai kepergok warga di wilayah Dusun Karawang, Pekon Ambarawa Timur, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Jumat 18 Juli 2025.
Berdasarkan rilis tertulis Humas Polres Pringsewu, pelaku yang ditangkap berinisial OTS (Ongki Toronto Suryono) warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.
OTS ditangkap setelah motor curian yang dikendarainya berhasil dihentikan warga dengan cara ditabrak pick-up hingga terjerumus ke parit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Rohmadi dalam keterangan yang diterima Media Prioritastv.com.
Dijelaskan Kapolsek, saat itu, korban bernama Nur Beti (33) memarkirkan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernopol BH 5996 SF di pinggir jalan dekat depot air Karawang dengan posisi kunci motor masih tergantung.
Melihat situasi yang lengah, dua orang pelaku berboncengan langsung melancarkan aksinya. Salah satu pelaku membawa kabur sepeda motor korban.
Aksi tersebut diketahui warga, hingga korban berteriak meminta tolong.
Warga yang mendengar langsung melakukan pengejaran.
Seorang sopir pick-up yang melintas juga turut membantu dengan mengejar dan menabrak pelaku hingga jatuh ke parit.
Satu pelaku berhasil melarikan diri, sementara OTS ditangkap dan sempat diamuk massa sebelum diamankan petugas.
“Pelaku ini diamankan warga setelah menabrak parit usai dikejar pick-up,” jelasnya.
Kompol Rohmadi menyebut, dari hasil pemeriksaan, pelaku bersama rekannya memang sudah mempersiapkan aksinya.
“Barang bukti yang kami amankan berupa sepeda motor korban dan satu kunci leter Y yang biasa dipakai membobol motor,” ujarnya.
Kompol Rohmadi menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih memburu rekan pelaku yang berhasil kabur.
Pihaknya juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan OTS dalam aksi pencurian sepeda motor lainnya di wilayah Pringsewu.
“Saat ini kami fokus pengembangan. Apabila nanti ada perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Diketahui, aksi penangkapan pelaku sempat terekam video warga dan viral di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak pelaku tergeletak di parit dengan kondisi luka akibat dikejar dan diamuk massa.
Sebelumnya juga diberitakan, Ongki Toronto Suryono, mengakui bahwa dirinya merupakan Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, beraksi bersama rekannya bernama Andi yang berhasil melarikan diri usai kejadian.
Keduanya, kata Ongki, sama-sama berasal dari Rantau Tijang, Kecamatan Pugung. Ia turut menyebut nama Kepala Pekonnya, saat dimintai keterangan oleh warga. (Davit)







