Kembalikan Air ke Jalur Sungai Aslinya, Kakon Negara Batin Apresiasi Pemkab Tanggamus, Harap ada Bronjong

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 23:12

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakon Negara Batin, Mirza YB saat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Tanggamus, Minggu 3 Agustus 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Kakon Negara Batin, Mirza YB saat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Tanggamus, Minggu 3 Agustus 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kepala Pekon Negara Batin, Kecamatan Kota Agung Barat, Mirza YB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya Bupati H. Moh. Saleh Asnawi, atas respons cepat dalam menangani pergeseran aliran sungai yang mengancam permukiman warga.

Hal itu disampaikannya, setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai serta mengembalikan jalur aliran sungai Way Belu ke posisi semula, Minggu 3 Agustus 2025.

Sebab sungai Way Belu telah bergeser kurang lebih 50 meter dan airnya mulai memasuki kawasan permukiman warga Dusun Penengahan 1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya, atas nama masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi kami di Negara Batin,” ucapnya,” kata Mirza kepada Media Prioritastv.com.

Menurut Mirza, kondisi tersebut telah berlangsung pasca-banjir yang menyebabkan aliran sungai berpindah dan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Upaya normalisasi pun langsung dilakukan dengan membuka kembali jalur air lama yang menerobos ke area penduduk.

“Alhamdulillah, BPBD sudah menurunkan ekskavator untuk membuka kembali jalur sungai lama agar tidak lagi membahayakan permukiman,” lanjutnya.

Selain normalisasi, Mirza juga menyampaikan harapan masyarakat agar dilakukan pemasangan pengaman tebing berupa bronjong di titik-titik rawan terjangan arus sungai.

“Kami mohon segera dipasang beronjong sungai untuk mencegah erosi dan terjangan arus yang kuat dari Way Belu dan Way Awi, terutama di Pedukuhan Penengahan 1,” harapnya.

Ia merinci bahwa kebutuhan bronjong mencakup sekitar 300 meter di wilayah Penengahan 1, dan 400 meter di jalur sungai yang mengarah ke Pedukuhan Sinar Maju.

“Kalau itu dibronjong, insya Allah akan aman dari banjir dan abrasi,” tandasnya. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru