Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kepala Pekon Negara Batin, Kecamatan Kota Agung Barat, Mirza YB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya Bupati H. Moh. Saleh Asnawi, atas respons cepat dalam menangani pergeseran aliran sungai yang mengancam permukiman warga.
Hal itu disampaikannya, setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai serta mengembalikan jalur aliran sungai Way Belu ke posisi semula, Minggu 3 Agustus 2025.
Sebab sungai Way Belu telah bergeser kurang lebih 50 meter dan airnya mulai memasuki kawasan permukiman warga Dusun Penengahan 1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya, atas nama masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi kami di Negara Batin,” ucapnya,” kata Mirza kepada Media Prioritastv.com.
Menurut Mirza, kondisi tersebut telah berlangsung pasca-banjir yang menyebabkan aliran sungai berpindah dan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Upaya normalisasi pun langsung dilakukan dengan membuka kembali jalur air lama yang menerobos ke area penduduk.
“Alhamdulillah, BPBD sudah menurunkan ekskavator untuk membuka kembali jalur sungai lama agar tidak lagi membahayakan permukiman,” lanjutnya.
Selain normalisasi, Mirza juga menyampaikan harapan masyarakat agar dilakukan pemasangan pengaman tebing berupa bronjong di titik-titik rawan terjangan arus sungai.
“Kami mohon segera dipasang beronjong sungai untuk mencegah erosi dan terjangan arus yang kuat dari Way Belu dan Way Awi, terutama di Pedukuhan Penengahan 1,” harapnya.
Ia merinci bahwa kebutuhan bronjong mencakup sekitar 300 meter di wilayah Penengahan 1, dan 400 meter di jalur sungai yang mengarah ke Pedukuhan Sinar Maju.
“Kalau itu dibronjong, insya Allah akan aman dari banjir dan abrasi,” tandasnya. (Herdi)







