Penumpang Teriak Bawa Bom dan Tantang Apatat, Penerbangan Lion Air Jakarta-Medan Tertunda Dua Jam

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 15:06

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku yang teriak menantang aparat dan mengatakan di pesawat ada  bom, Sabtu 2 Agustus 2025, malam | Ist.

Pelaku yang teriak menantang aparat dan mengatakan di pesawat ada bom, Sabtu 2 Agustus 2025, malam | Ist.

Prioritastv.com, Jakarta – Kepanikan sempat mewarnai penerbangan Lion Air rute Jakarta-Medan pada Sabtu malam (2/8/2025), setelah seorang penumpang pria mendadak berteriak membawa bom dan mengacau di dalam kabin pesawat.

Akibat insiden ini, seluruh penumpang dievakuasi, dan penerbangan mengalami penundaan hingga dua jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.35 WIB saat pesawat bersiap lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Seorang pria yang mengenakan kaus cokelat tiba-tiba berdiri dan berteriak menyebutkan adanya bom di dalam pesawat.

“Yang merasa petugas turun! Mau polisi, mau tentara, turun! Ada bom! Nggak nyaman, turun! Ini punya kita pesawat soalnya. Ndak ada yang tahu kalian!” teriak pria tersebut, seperti terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Tak hanya berteriak, penumpang itu juga membanting topi dan berjalan ke arah kokpit, memicu kepanikan penumpang lain, termasuk anak-anak dan lansia yang berada dalam penerbangan.

“Diamankan aja itu, Pak. Kami juga nggak aman di sini. Banyak anak-anak, banyak orangtua,” ujar salah satu penumpang dalam rekaman video yang viral di platform digital.

Merespons situasi tersebut, pihak maskapai segera mengevakuasi seluruh penumpang sekitar pukul 19.55 WIB dan melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh barang bawaan penumpang dengan prosedur keamanan ketat.

Penerbanganpun tertunda hingga pukul 20.50 WIB, menunggu proses pengamanan selesai.

Seorang penumpang bernama Santinar Manik melalui unggahan di media sosial menyatakan bahwa dirinya akhirnya tetap terbang menggunakan pesawat pengganti, meski mengalami keterlambatan hingga dua jam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lion Air maupun otoritas Bandara Soekarno-Hatta terkait status penumpang yang membuat kekacauan.

Sejumlah warganet menduga bahwa pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan atau tidak dalam keadaan sadar. (Ubay)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru