Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanggamus bergerak menurunkan tim awal ke Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Sabtu 30 Agustus 2025.
Kehadiran tim teknis ini disambut hangat oleh masyarakat setempat yang telah lama berharap pembangunan jembatan gantung Sindaur Balak segera terealisasi.
Dalam sebuah video singkat yang diterima, sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda menyampaikan apresiasi dan harapan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, langkah cepat Dinas PUPR Tanggamus ini menjadi angin segar bagi warga dan harapanan mobilitas yang lebih dekat demi aktivitas sehari-hari lebih lancar serta aman.
Perwakilan Dinas PUPR Tanggamus, Andi Zulkarnain, menyampaikan bahwa kehadiran tim merupakan bagian dari tindak lanjut usulan warga.
“Kedatangan kami ke Pekon Tampang Muda ini untuk melakukan pengukuran sekaligus menindaklanjuti permohonan masyarakat terkait pembangunan jembatan gantung di wilayah ini,” kata Andi.
Andar, tokoh pemuda Pekon Tampang Muda, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus menekankan agar tindak lanjut pembangunan segera dilakukan.
“Terima kasih kepada Dinas PUPR yang telah merespon keluhan warga Pekon Tampang Muda. Tapi jangan hanya meninjau dan mengukur, mohon segera ditindaklanjuti pembangunan jembatan ini,” tegas Andar.
Ucapan serupa juga datang dari Rehan, salah satu tokoh masyarakat yang tinggal tidak jauh dari lokasi jembatan gantung.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung, Bupati Tanggamus, dan Dinas PUPR atas kepeduliannya. Namun masyarakat dan anak-anak sekolah sangat membutuhkan jembatan ini, semoga segera dibangun,” harap Rehan.
Sebelumnya, informasi kerusakan jembatan Sindaur Balak mencuat usai viral di media sosial. Dalam video berdurasi singkat, terlihat kondisi jembatan hanya menyisakan seling baja yang membentang di antara tiang penyangga, tanpa lantai pijakan yang layak untuk dilalui.
Seseorang dalam video tersebut menyampaikan bahwa jembatan ini sangat vital bagi masyarakat karena menjadi akses utama menuju fasilitas pendidikan, yakni SMA Negeri 1 Pematang Sawa dan SMP Negeri 2 Pematang Sawa. (Herdi)







