Prioritastv.com, Lampung Tengah – Seorang gadis di bawah umur yang dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan.
Korban, sebut saja Mawar (15), ditemukan di sebuah losmen di kawasan Bantul, Yogyakarta, pada Jumat 5 September 2025, bersama seorang pria beristri berinisial RM (38).
RM diketahui merupakan tetangga korban di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pria yang berprofesi sebagai paranormal itu kini telah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Lamteng.
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Devrat Aolia Arfan mengatakan, penemuan korban berawal dari laporan orang tuanya ke Unit PPA Satreskrim pada Kamis 4 September 2025.
Mawar dinyatakan hilang sejak Rabu 27 Agustus 2025, setelah pulang sekolah dan tidak kembali ke rumah.
“Sejak saat itu, pihak keluarga terus melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya, orang tua korban memutuskan melapor ke Unit PPA,” kata AKP Devrat, Senin 8 September 2025.
Mendapat laporan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Lampung Tengah langsung melakukan penyelidikan intensif.
Hasil penyelidikan mengarah pada keberadaan korban di Yogyakarta.
Petugas pun bergerak dan berhasil menemukan Mawar di sebuah losmen bersama RM.
Dari pemeriksaan awal, baik korban maupun pelaku mengakui telah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak lima kali.
“Dua kali di rumah pelaku, satu kali di sebuah salon, serta dua kali selama berada di losmen Bantul,” ujarnya.
Polisi kemudian membawa keduanya ke Polres Lampung Tengah untuk pengembangan lebih lanjut.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian milik korban.
Atas perbuatannya, RM dijerat dengan Pasal 332 KUHP dan/atau Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya.
Ditambahkan Kasat Reskrim, pihaknya telah menyerahkan korban kepada orang tuanya untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut, baik secara fisik maupun psikologis.
“Mari bersama-sama menjaga generasi muda kita dari segala bentuk ancaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka dalam lingkungan yang sehat, aman, serta penuh kasih sayang,” imbaunya. (Erwin)







