Orang Tua Korban Keracunan MBG Lampung Utara Desak Sekolah Awasi Ketat Makanan Siswa

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 09:25

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelajar Lampung Utara saat mendapatkan perawatan usai keracunan MBG, Senin 29 September 2025 | Fran/Media Prioritastv.com.

Para pelajar Lampung Utara saat mendapatkan perawatan usai keracunan MBG, Senin 29 September 2025 | Fran/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung Utara – Orang tua siswa korban dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 4 Kotabumi, Lampung Utara, meminta pihak sekolah lebih ketat mengawasi makanan yang disajikan kepada siswa.

Permintaan ini disampaikan usai anaknya turut menjadi salah satu korban dalam insiden yang terjadi pada Senin (29/9/2025).

“Harapan saya selaku orang tua murid, sebaiknya pihak sekolah harus selalu diperiksa dan dicek setiap penyedia MBG agar tidak terjadi seperti ini,” ungkapnya, Selasa 30 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kondisi anaknya kini mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis di RS Handayani, Kotabumi.

“Alhamdulillah membaik setelah mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Saat ditanya apakah sebelumnya anaknya pernah mengeluhkan makanan MBG, ia mengaku baru kali ini terjadi. “Belum pernah, baru kali ini,” tambahnya.

Kepala SMAN 4 Kotabumi, Ratna Dewi, mengatakan korban berasal dari siswa kelas 10, 11, dan 12. Hingga Senin malam jumlahnya belum bisa dipastikan karena masih ada siswa yang terus berdatangan ke rumah sakit.

“(Terkait jumlah korban) Saya belum bisa menyebutkan data pasti, kerana masih ada info dekat magrib ada yang masuk (rumah sakit lagi),” terangnya.

Ratna juga menegaskan, pihak pengusaha MBG bertanggung jawab atas biaya pengobatan siswa yang terdampak.

Sebelumnya, sebanyak 51 siswa SMA Negeri 4 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan MBG pada Senin (29/9/2025) siang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tak lama setelah makan, para siswa serempak mengeluhkan gejala pusing, mual hebat, sakit perut, hingga sesak napas.

Melihat kondisi yang kian memburuk, pihak sekolah bersama guru serta anggota TNI segera mengevakuasi para siswa ke dua rumah sakit terdekat. (Fran)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru