Kenalan dengan Bobibos, BBM Viral Klaim Dekati RON 98, Ramah Lingkungan Buatan Anak Bangsa

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 18:05

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!, Klaim Dekati RON 98 | Dok. Bobibos..

Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!, Klaim Dekati RON 98 | Dok. Bobibos..

Prioritastv.com, Jakarta – Inovasi energi ramah lingkungan kembali lahir dari tangan anak muda Indonesia. Setelah riset lebih dari sepuluh tahun, M. Ikhlas Thamrin bersama timnya resmi memperkenalkan Bobibos, bahan bakar alternatif hasil karya anak bangsa yang diklaim mampu menekan emisi hingga mendekati nol.

Peluncuran Bobibos digelar secara simbolis dengan pengisian bahan bakar pada kendaraan uji seperti Toyota Fortuner dan Alphard di Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Minggu (2/11/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti anggota DPR RI Mulyadi serta pengusaha transportasi H. Amir Mahpud, pemilik PT Primajasa Perdanaraya Utama.

Menurut Ikhlas Thamrin sang pendiri, Bobibos berawal dari keprihatinan terhadap ketergantungan Indonesia pada energi impor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin membuktikan bangsa ini bisa mandiri melalui inovasi. Setelah lebih dari satu dekade riset, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah,” kata Ikhlas, dikutip Rabu 12 November 2025.

Bobibos merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos! Bahan bakar ini dibuat dari tanaman yang mudah tumbuh di berbagai wilayah, termasuk lahan persawahan. Selain mendorong kemandirian energi, Bobibos juga disebut mampu berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

“Bobibos bukan sekadar bahan bakar, tapi simbol harapan. Kami ingin sawah Indonesia bisa menghasilkan pangan sekaligus energi,” tambahnya.

RON Mendekati 98

Hasil uji laboratorium internal menunjukkan, Bobibos memiliki Research Octane Number (RON) mendekati 98, dengan efisiensi jarak tempuh lebih tinggi dibandingkan bahan bakar konvensional.

Anggota DPR RI sekaligus putra daerah Jonggol, Mulyadi, menyebut inovasi ini sebagai langkah nyata menuju kedaulatan energi nasional.

“Dulu kita berjuang menolak kenaikan harga BBM. Kini saatnya menciptakan solusi. Indonesia harus bertransformasi dari konsumen menjadi produsen energi terbarukan,” tegas Mulyadi.

Ia juga memastikan Bobibos akan dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor agar siap digunakan secara luas.

Sementara itu, pengusaha transportasi H. Amir Mahpud menyatakan siap mendukung penggunaan Bobibos untuk armada bus Primajasa di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

“Kami ingin menjadi perusahaan transportasi pertama yang menggunakan bahan bakar karya anak bangsa ini. Saya yakin Bobibos bisa mendunia,” ujar Amir.

Dengan kolaborasi antara inovator muda, industri, dan pemerintah, Bobibos diharapkan menjadi simbol lahirnya “Energi Merah Putih”, tonggak kemandirian energi nasional menuju Indonesia hijau dan berdaya saing global.

Kementerian ESDM Angkat Suara Soal Bobibos

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya memberikan penjelasan resmi.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut hingga saat ini belum ada koordinasi resmi antara pihak penemu bahan bakar Bobibos dengan Kementerian ESDM.

“Sampai saat ini belum ada koordinasi resmi antara pihak penemu bahan bakar Bobibos dengan Kementerian ESDM. Namun kami sudah menerima usulan agar bahan bakar tersebut diuji di laboratorium Kementerian ESDM,” ujar Laode.

Laode menambahkan bahwa hasil uji sementara belum bisa dipublikasikan karena masih bersifat rahasia.

“Hasil ujinya masih secret agreement, maksudnya masih tertutup. Kalau mereka minta diuji, itu laporan hasil uji, bukan sertifikasi,” jelasnya.

Ia menjelaskan, agar bisa dikategorikan sebagai bahan bakar resmi, suatu produk harus melalui serangkaian tahapan evaluasi dan uji coba yang melibatkan berbagai lembaga, termasuk LEMIGAS.

“Banyak yang membuat seperti ini, bahkan dari plastik pernah juga. Tapi kami ingin menegaskan bahwa ada prosedur legal bagaimana suatu BBM disahkan oleh pemerintah untuk menjadi bahan bakar resmi,” ujarnya.

Sebagai informasi, Bobibos merupakan bahan bakar hasil olahan tanaman yang mudah tumbuh di Indonesia dan telah diperkenalkan secara publik di Kabupaten Bogor.

Reporter : Ubaydilah
Editor      : Redaktur Media Prioritastv.com.

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru