Prioritastv.com, Bandar Lampung –
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung berjibaku memadamkan kebakaran hebat yang melanda sebuah gudang sparepart motor Krisna di Kemiling. Dalam peristiwa itu, pemilik gudang dikabarkan sempat pingsan saat melihat tempat usahanya hangus terbakar.
Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Namun, upaya pemadaman sempat terkendala karena api sudah terlanjur membesar dan menjalar cepat ke seluruh bagian gudang yang dipenuhi barang mudah terbakar seperti oli dan onderdil motor.
Petugas gabungan dari BPBD dan Damkar Kota Bandar Lampung terus berjibaku di tengah suhu panas dan kepulan asap pekat. Warga di sekitar lokasi sempat panik, bahkan sebagian berteriak mengingatkan agar menjauh karena udara terasa semakin panas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lurah Beringin Raya Fajar Ardiansyah mengatakan dari kebakaran tersebut terdengar suara letupan.
“Gudang sparepart motor Krisna yang terbakar. Dari lokasi terdengar beberapa kali suara letupan,” kata Fajar.
Ia mengatakan, pihak kelurahan bersama aparat kepolisian telah mengimbau warga untuk tidak melintas di sekitar lokasi kebakaran demi keselamatan. Arus lalu lintas juga dialihkan sementara waktu selama proses pemadaman berlangsung.
Seorang warga, Amir menuturkan api begitu cepat membesar hingga melahap seluruh isi gudang yang berisi alat-alat motor semua baik onderdil sampai pelumas.
“Pemiliknya katanya sempat pingsan lihat bengkelnya habis terbakar, tapi sudah dievakuasi,” ungkapnya.
Ia memperkirakan, kerugian akibat kebakaran mencapai miliaran rupiah mengingat banyaknya suku cadang dan perlengkapan motor yang tersimpan di dalam gudang.
Diketahui, kebakaran sendiri terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB di Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran.
Petugas Damkarmat masih melakukan pendinginan di area gudang untuk memastikan api benar-benar padam. Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar yang ramai mengabadikan kejadian menggunakan kamera ponsel. (Erwin)















