Pemkab Tanggamus Perkuat Swasembada Pangan dan Dorong Industrialisasi Desa

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 19:23

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi saat memaparkan perkuat swasembada pangan dan dorong industrialisasi desa di Metro TVNews, Jumat 21 November 2025.

Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi saat memaparkan perkuat swasembada pangan dan dorong industrialisasi desa di Metro TVNews, Jumat 21 November 2025.

Prioritastv.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mempercepat program swasembada pangan dan industrialisasi desa sebagai strategi meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui hilirisasi komoditas lokal serta optimalisasi sumber daya desa.

Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, menjelaskan bahwa industrialisasi desa menjadi fokus utama karena mampu mengubah produk pertanian mentah menjadi produk bernilai jual tinggi. Ia mencontohkan, ubi kayu yang sebelumnya dijual dalam bentuk umbi kini dapat diolah menjadi keripik singkong sebagai produk siap edar.

“Industrialisasi desa yang dimaksud adalah industrialisasi hasil pertanian yang ada di desa. Hasil produksi masyarakat, misalnya ubi kayu, bisa menjadi keripik singkong. Itu memberikan nilai tambah,” kata Saleh Asnawi dikutip dari laman Metro TVNews, Jumat 21 November 2025, malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan Bupati, sebagai daerah dengan tanah yang subur, Tanggamus memiliki sejumlah komoditas unggulan seperti kopi, cengkeh, lada, kelapa, hingga coklat. Pemerintah daerah kini aktif memberikan edukasi kepada petani, khususnya mengenai pentingnya hilirisasi dan pengelolaan hasil bumi secara berkelanjutan.

Fokus pada Kedaulatan Pangan

Selain hilirisasi, Pemkab Tanggamus juga sedang memprioritaskan ketahanan dan kedaulatan pangan. Menurut Bupati Saleh, ketersediaan pangan adalah fondasi utama dalam pembangunan desa. Pemerintah mengarahkan masyarakat untuk lebih fokus dalam menanam komoditas tertentu agar hasil panen lebih efisien dan berdaya jual.

“Petani harus fokus. Kadang mereka punya lahan 5.000 meter, tapi ditanami berbagai macam bibit. Akhirnya tak ada yang bisa dihilirisasi. Ini pelan-pelan kita benahi,” jelasnya.

Untuk menunjang program tersebut, Pemkab Tanggamus juga membutuhkan dukungan infrastruktur, seperti pembenahan irigasi, peralatan pertanian modern, serta tambahan modal.

“Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program swasembada pangan nasional dapat berjalan maksimal di tingkat daerah,” tegasnya.

Gencar Cari Investor untuk Hilirisasi Komoditas Utama

Dalam memperkuat industrialisasi, Pemkab Tanggamus kini membuka peluang investasi bagi pihak swasta. Target utamanya adalah pembangunan pabrik modern untuk mengolah komoditas unggulan seperti kopi, cengkeh, dan kelapa.

“Kita akan bentuk ruang untuk investor datang. Kita berencana membangun pabrik kopi modern, sehingga produk yang keluar dari Tanggamus sudah dalam bentuk kemasan,” beber Saleh Asnawi.

Menurutnya, kehadiran investor tidak hanya menggerakkan sektor pertanian, tapi juga berdampak luas pada masyarakat. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, pelaksanaan program CSR, hingga peningkatan pendapatan daerah lewat sektor pajak.

Bupati berharap industrialisasi desa dan hilirisasi komoditas mampu menahan laju urbanisasi pemuda Tanggamus.

“Dengan tersedianya lapangan kerja baru, serta berkembangnya sektor wisata seperti wisata bahari dan air terjun, anak-anak muda diharapkan memilih untuk tetap tinggal dan membangun daerah,” tandasnya.

Pemkab Tanggamus memastikan seluruh program ini akan berjalan secara bertahap, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa. (Ubay)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru