Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung -Memperingati momentum Hari Guru Nasional 2025, Polsek Wonosobo melalui personel Bhabinkamtibmas melaksanakan penyuluhan mengenai bahaya perundungan (bullying) dan kenakalan remaja kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Wonosobo, Selasa 25 November 2025.
Kegiatan dipimpin oleh Bripka Pera Oktaviani bersama Brigpol Dapid Apria Utama. Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak serius perilaku bullying serta konsekuensi hukum atas tindakan kenakalan remaja yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.
Selain itu, petugas turut mengajak siswa untuk menjaga perilaku, menghindari pergaulan negatif, dan berani melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya praktik perundungan di sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin mengatakan bahwa penyuluhan ini merupakan langkah preventif Polri dalam melindungi generasi muda dari perilaku menyimpang.
“Penyuluhan ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan sejak dini. Bullying dan kenakalan remaja tidak boleh dianggap sepele karena dapat merusak masa depan anak-anak kita. Kami ingin para siswa memahami risiko, dampak, dan konsekuensi hukum dari perbuatan tersebut,” katanya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.
Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya akan terus hadir di sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelajar.
“Kami berharap siswa-siswi SMAN 1 Wonosobo dapat menjadi generasi yang berdisiplin, saling menghargai, dan menjauhi pergaulan negatif. Polsek Wonosobo siap bekerja sama dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Wonosobo, Drs. H. Muntaha, M.Pd., mengucapkan terima kasih atas penyuluhan yang diberikan jajaran Polsek Wonosobo.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Wonosobo, khususnya Bhabinkamtibmas, yang telah hadir memberikan penyuluhan penting ini. Materi tentang bullying dan kenakalan remaja sangat bermanfaat bagi siswa kami,” kata Muntaha.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah mendukung penuh kegiatan pembinaan seperti ini karena memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa.
“Kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam upaya mencegah perilaku negatif di lingkungan pendidikan. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif,” tutupnya. (Herdi)







