Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Suara musik keras yang mengganggu warga di Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, akhirnya dihentikan setelah jajaran Polsek Gadingrejo turun tangan. Laporan gangguan itu masuk melalui layanan call center 110 pada Selasa (25/11) sekitar pukul 01.30 WIB.
Setelah menerima laporan, operator langsung meneruskannya kepada petugas piket. Anggota Polsek Gadingrejo segera menuju lokasi dan mendatangi rumah warga berinisial HM di RT 01 RW 06.
Sesampainya di tempat kejadian, polisi menemukan HM sedang memutar musik menggunakan speaker aktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada petugas, HM menjelaskan bahwa dirinya tengah mempersiapkan hiburan untuk acara resepsi pernikahan yang akan berlangsung dua hari lagi.
Petugas kemudian memberikan teguran dan meminta HM menghentikan musik tersebut karena mengganggu kenyamanan warga sekitar. HM pun meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kasi Humas AKP Priyono menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara cepat dan tepat.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak. Kami pastikan semua aduan masyarakat ditangani secepat mungkin,” kata Priyono.
Ia menambahkan bahwa dalam setiap penanganan aduan, polisi tetap mengutamakan pendekatan humanis.
“Kami bukan hanya menegur, tetapi juga memberikan edukasi. Kami ingin situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan gesekan di masyarakat,” tegasnya.
Priyono juga mengimbau warga agar lebih memperhatikan kenyamanan lingkungan, terutama dalam penggunaan pengeras suara di permukiman.
“Silakan mengadakan acara, itu hak setiap warga. Namun tetap jaga ketertiban dan hormati kenyamanan sekitar. Aturan soal kebisingan dibuat demi kebaikan bersama,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan call center 110 ketika menemukan gangguan keamanan atau ketertiban di lingkungan mereka.
“110 adalah kanal resmi yang kami siapkan. Laporkan jika ada hal yang mengganggu. Semua laporan pasti kami cek dan tindak lanjuti,” tandasnya. (Samuel)







