Forum Pembauran Kebangsaan Tanggamus Gelar Serasehan Keberagaman Budaya dan Penganugerahan Lomba Esai Pelajar 2025

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:41

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kesbangpol Tanggamus Suyanto didampingi Ketua FPK Tanggamus WD Fatchurrochman Syam dan peserta Serasehan keragaman budaya yang di gelar oleh FPK di Aula Hotel 21 Gisting, Rabu (03/12/2025) | Herdi/Media Prioritastv.com.

Sekretaris Kesbangpol Tanggamus Suyanto didampingi Ketua FPK Tanggamus WD Fatchurrochman Syam dan peserta Serasehan keragaman budaya yang di gelar oleh FPK di Aula Hotel 21 Gisting, Rabu (03/12/2025) | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tanggamus menggelar Serasehan Keberagaman Budaya bertajuk “Meningkatkan Solidaritas untuk Kreativitas dan Terciptanya Ekonomi Lokal” yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Lomba Penulisan Esai Reflektif Pelajar Tanggamus 2025.

Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Hotel 21 Gisting, Rabu (3/12/2025), dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh adat, perwakilan suku-suku, dan para peserta lomba dibuka oleh Sekretaris Badan Kesbangpol Tanggamus, Drs. Suyanto, MM, mewakili Kepala Kesbangpol Beni Irawan, S.E., M.M.

Selain serasehan, FPK juga mengumumkan pemenang Lomba Penulisan Esai Reflektif Pelajar Tanggamus 2025, yang sebelumnya telah dibukukan dalam Antologi Esai Reflektif. Para peserta berasal dari berbagai sekolah menengah di Tanggamus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemenang kategori harapan meliputi Arin Dwi Mutiara dari MTs Mathla’ul Anwar (Harapan 3), Satria Restu Alamsyah dari SMK Nurul Falah Pugung (Harapan 2), dan Muhamad Qolby Ramadhan dari SMAN 1 Air Naningan (Harapan 1).

Sementara itu, juara utama diraih oleh Anggita Permata Sari dari SMAN 2 Kota Agung (Juara 3), Alifnya Zaskia Kurniawan dari MTs Mathla’ul Anwar (Juara 2), serta juara 1 Ika Shofiatul Maiwa dari SMK Nurul Falah Pugung. Para pemenang memperoleh hadiah berupa uang tunai, piagam, dan penghargaan lainnya.

Acara semakin meriah dengan penampilan Tarian Sigekh Pengunten dari Sanggar Jabal Pugung, serta pertunjukan musik dan tari dari ArtCom D’Bingi Smansaka. Dua pemateri, Lutfi Salim, S.Sosio, dan Dadan Hermawan, S.Th.I., M.Pd.I, memimpin dialog kebangsaan dalam sesi sarasehan.

Dalam sambutan Bupati Tanggamus yang dibacakan Suyanto, disampaikan bahwa FPK merupakan media strategis untuk memperkuat hubungan antarkelompok masyarakat serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

“Indonesia mengikat lebih dari 1.128 suku bangsa dengan berbagai bahasa, agama, dan budaya. Kabupaten Tanggamus juga memiliki keberagaman yang sama. Ini adalah kekuatan yang harus dirawat, bukan disalahartikan sebagai pemisah,” ujar Suyanto.

Ia menegaskan bahwa para pendiri bangsa telah mewariskan fondasi kuat melalui Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Serasehan dinilai penting untuk memperkokoh integrasi nasional melalui pembauran kebangsaan yang menghormati perbedaan.

“Kita perlu terus menumbuhkan nilai kebersamaan dan solidaritas sosial tanpa memandang etnis maupun golongan. Dengan begitu, kehidupan masyarakat Tanggamus dapat semakin rukun, damai, harmonis, dan bersatu dalam kebhinekaan,” tutup Suyanto.

Ketua FPK Tanggamus W.D. Fatchurrochman Syam, M.Pd.I menegaskan bahwa misi utama FPK adalah menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan.

“Hari ini kita membahas bagaimana solidaritas mampu melahirkan kreativitas dan mendorong terciptanya ekonomi lokal,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan, para narasumber menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan adat istiadat merupakan modal sosial yang harus dipelihara melalui dialog terus-menerus dan kebijakan inklusif. Mereka menyebut serasehan sebagai “pertemuan hati” yang diharapkan mampu merajut kembali tenun kebangsaan di tengah masyarakat multikultural Tanggamus.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang melibatkan pelajar, tokoh adat, dan unsur pemerintah. Para peserta saling berbagi pandangan tentang strategi memperkuat pembauran di sekolah, komunitas, hingga lingkungan keluarga.

Melalui serasehan dan penganugerahan ini, FPK Tanggamus berharap lahirnya gagasan baru yang dapat mempererat hubungan sosial, menciptakan ruang aman bagi keberagaman, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Herdi)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru