Menu

Mode Gelap

Tanggamus

BPBD Tanggamus Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pematang Sawa

badge-check
Editor    : Davit Segara


Suasana pembukaan pelatihan Desa Tangguh Bencana di Kecamatan Pematang Sawa oleh Sekertaris BPBD Tanggamus Iwan Junianto di ikuti oleh 30 orang perwakilan dari tiga Pekon, Guring, Way Nipah dan Betung kegiatan di Balai Pekon Guring, Jum'at (05/12/2025) | Herdi/Media Prioritastv.com. Perbesar

Suasana pembukaan pelatihan Desa Tangguh Bencana di Kecamatan Pematang Sawa oleh Sekertaris BPBD Tanggamus Iwan Junianto di ikuti oleh 30 orang perwakilan dari tiga Pekon, Guring, Way Nipah dan Betung kegiatan di Balai Pekon Guring, Jum'at (05/12/2025) | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus melaksanakan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa, Jumat 5 Desember 2025.

Pembentukan Destana ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah yang memiliki kerawanan tinggi.

Pasalnya, secara geografis dan topografis, Kabupaten Tanggamus berada pada zona ancaman bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.

Hal itu juga seiring berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha memiliki tanggung jawab bersama dalam upaya penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan, mulai dari pra hingga pascabencana.

Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus Irvan Wahyudi yang diwakili Sekretaris BPBD Iwan Junianto mengatakan bahwa pembentukan Destana merupakan langkah penting agar setiap pekon mampu melakukan penanggulangan bencana secara mandiri.

“Para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar seluruh materi yang disampaikan narasumber dapat diimplementasikan pada saat terjadi bencana,” kata Iwan.

Iwan menambahkan, kegiatan ini memiliki makna penting khususnya bagi masyarakat Pekon Guring dan Way Nipah. Menurutnya, pembentukan Destana bisa menjadi role model bagi pekon-pekon lain di Tanggamus.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah pekon dapat meningkatkan kapasitas masyarakatnya. Nantinya saudara sekalian yang tergabung dalam relawan Destana di masing-masing pekon dapat membantu saudara kita di wilayah lain yang terdampak bencana,” tegasnya.

Ia menekankan perlunya inisiatif dan kemandirian seluruh lapisan masyarakat dalam merumuskan program penanganan bencana sesuai karakteristik wilayah mereka, terutama di daerah rawan bencana.

“Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus benar-benar dipahami dan dapat diaplikasikan secara efektif di lapangan,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus Hendarman Wahid; Ahli Muda Penanggulangan Bencana Azhar; Camat Pematang Sawa Saifuddin Sarif; Kapolsek Pematang Sawa Ipda A. Rais; Kakon Way Nipah Apriyal; Kakon Guring Salehuddin; serta Babinsa Pematang Sawa. (Herdi)

👁 Dibaca 33 Kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Owner Saung Bangkit Kota Agung Klarifikasi Keluhan Harga Makanan yang Viral di Media Sosial, Tunjukkan Nota Pembelian

23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Anjing Pelacak K9 Diterjunkan Cari Pensiunan Guru Pringsewu yang Hilang

23 Januari 2026 - 20:21 WIB

Sebulan Bersembunyi di Hutan, Buronan Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak Pringsewu Akhirnya Diamankan Polisi di Pesawaran

23 Januari 2026 - 18:25 WIB

Kerap Lepaskan Tembakan Takuti Warga, Pria Pemilik Senjata Api Rakitan di Lampung Tengah Ditangkap Polisi

23 Januari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Tanggamus Dijadwalkan Resmikan Sekaligus Groundbreaking Pembangunan Jalan IJD 2.650 Meter di Semaka

23 Januari 2026 - 14:58 WIB

Trending di News