Ada Label Kemenhut di Kayu Gelondongan Asal Sumbar yang Terdampar di Pesisir Barat Lampung

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 22:06

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kayu berlabel Kemenhut yang ditemukan terdampar di Pesisir Barat, Lampung.

Kayu berlabel Kemenhut yang ditemukan terdampar di Pesisir Barat, Lampung.

Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Ribuan kubik kayu gelondongan asal Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, kembali menjadi sorotan.

Sedikitnya 4.800 kubik kayu berbagai jenis ditemukan berserakan di sepanjang pesisir setelah kapal tongkang milik PT Bintang Ronmas Jakarta kandas pada 6 November 2025 lalu.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya label barcode berwarna kuning pada beberapa batang kayu. Label tersebut bertuliskan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia serta nama perusahaan PT Minas Pagai Lumber. Di bagian bawah label, terdapat pula logo SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) yang biasanya menandakan legalitas dan ketertelusuran dokumen kayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan asal-usul dan legalitas ratusan batang kayu tersebut.

Pemeriksaan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) kapal tongkang yang mengangkut kayu juga masih berlangsung.

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk mencocokkan dokumen yang diberikan pihak perusahaan.

“Ya, kita sedang kerja sama dengan pihak Kementerian Kehutanan untuk mengecek dokumen-dokumen yang mereka miliki. Apakah itu betul teregistrasi di sana atau tidak,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Irjen Helfi meminta semua pihak bersabar hingga proses penyelidikan oleh Ditreskrimsus Polda Lampung rampung.

“Nanti hasilnya akan kita sampaikan kepada rekan-rekan sekalian. Mohon waktunya,” tambahnya.

Kayu-kayu tersebut diketahui berangkat dari wilayah Sumatera Barat dan rencananya akan dikirim ke Pulau Jawa sebelum kapal tongkang mengalami insiden kandas di perairan Lampung.

Proses penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan apakah seluruh dokumen kayu tersebut sesuai prosedur serta memastikan tidak adanya pelanggaran dalam proses pengangkutan maupun asal-usul barang. (Suroso)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru