Sepakat, Kesalahpahaman Dokter dan Pasien Lansia di Lampung Tengah Berakhir Damai

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 17:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Sixto Slamino dan Pasien Bejo (70) saat bersalaman usai sepakat menyelesaikan permasalahan mereka, Sabtu 13 Desember 2025 | Dok. Humas Polres Lampung Tengah.

Dokter Sixto Slamino dan Pasien Bejo (70) saat bersalaman usai sepakat menyelesaikan permasalahan mereka, Sabtu 13 Desember 2025 | Dok. Humas Polres Lampung Tengah.

Prioritastv.com, Lampung Tengah – Peristiwa yang sempat viral di media sosial terkait dugaan penganiayaan antara seorang dokter dan pasien lanjut usia (lansia) di Puskesmas Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, dipastikan berakhir damai.

Kedua belah yakni Bejo (69) dan dokter Sixto Slamino (44) pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui proses mediasi yang difasilitasi Polsek Kalirejo.

Kapolsek Kalirejo Iptu Agus Supriyadi mengatakan mediasi yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025 untuk mencegah konflik berkepanjangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses mediasi tersebut, dokter dan pasien saling menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Hasil mediasi menyepakati bahwa kedua belah pihak saling memaafkan dan sepakat tidak melanjutkan perkara ini ke ranah hukum, baik pidana maupun perdata,” kata Iptu Agus, Senin 15 Desember 2025.

Iptu Agus menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 4 Desember 2025, disebabkan oleh kesalahpahaman antara dokter berinisial SS (44) dan pasien lansia berinisial BO (69) saat proses pemeriksaan medis.

Insiden tersebut bermula dari adu argumen saat pemeriksaan kesehatan, sehingga terjadi kesalahpahaman antara dokter dan pasien.

“Akibat kejadian tersebut, baik dokter maupun pasien sama-sama merasa dirugikan dan sempat membuat laporan ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak lagi terprovokasi oleh narasi pemberitaan viral yang tidak utuh.

“Kami pastikan kasus ini telah diselesaikan secara damai dan tidak berlanjut ke proses hukum,” tegasnya.

Dalam mediasi dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), pihak Puskesmas Poncowarno, serta keluarga kedua belah pihak yang didampingi penasihat hukum masing-masing. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru