Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Tersangka begal sepeda motor pelajar di Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Leo Pratama (24), mengakui sengaja menyasar korban anak di bawah umur karena dianggap mudah untuk dikuasai.
Kepada petugas, Leo mengaku sebelum beraksi ia sengaja nongkrong di pinggir jalan untuk mencari target. Saat melihat korban yang masih anak-anak dan langsung beraksi
“Saya sengaja nunggu di jalan, pas lihat korban masih kecil, saya pikir gampang,” kata Leo, Senin 22 Desember 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Leo juga mengakui dirinya merupakan residivis kasus penggelapan sepeda motor yang terjadi di wilayah Pulau Panggung pada tahun 2016.
Pengalaman kriminal sebelumnya membuatnya kembali mengulangi perbuatannya tanpa berpikir panjang.
Selain itu, Leo mengungkapkan sepeda motor hasil curian tersebut kemudian digadaikan bersama rekannya MYI dengan nilai sekitar Rp2,3 juta. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan hidup sekaligus bersenang-senang.
“Motornya digadai Rp2,3 juta, uangnya buat foya-foya sama kebutuhan hidup,” tutupnya.
Saat ini, Leo dan rekannya sebagai penadah hasil kejahatan telah ditahan di Polsek Pulau Panggung dan menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Polres Tanggamus.
Diketahui Leo Pratama, tersangka utama begal motor dan MYI, tersangka penadahan ditangkap Polsek Pulau Panggung di kediamannya masing-masing pada Selasa 16 Desember 2025.
Penangkapan kedua tersangka atas laporan setelah korbannya RR (12) warga Pekon Tekad, Pulau Panggung melapor bersama orang tuanya sebab menjadi korban begal motor di perempatan Pekon Gunung Meraksa, Pulau Panggung pada Sabtu 13 Desember 2025. (Herdi)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







