P2TP2A Tanggamus Dampingi Visum Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Ponpes Wilayah Sumberejo

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pelecehan Anak.

Ilustrasi Pelecehan Anak.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD P2TP2A) Kabupaten Tanggamus melakukan pendampingan terhadap korban dugaan pelecehan seksual anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Sumberejo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD P2TP2A Kabupaten Tanggamus, Eka Damayanti, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pendampingan terhadap para korban, termasuk dalam proses visum yang dilakukan di RSUD Batin Mangunang.

“Saat ini kami sedang melakukan pendampingan terhadap korban yang menjalani visum di RSUD Batin Mangunang. Pendampingan korban itu sudah menjadi SOP layanan kami,” kata Eka Damayanti, Kamis, 15 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Eka menegaskan bahwa kewenangan penyampaian hasil visum bukan berada di pihaknya.

“Untuk hasil visum, yang berhak memberikan keterangan adalah pihak rumah sakit dan sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian. Tugas kami hanya mendampingi korban,” tegasnya.

BACA JUGA : Video Perlihatkan Pria Dewasa Bersama 8 Remaja di Kamar Remang, Polisi Dalami Dugaan Kasus di Salah Satu Ponpes Tanggamus.

Sementara itu, kepala pondok pesantren di Kecamatan Sumberejo yang dilaporkan oleh FD selaku terduga korban belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, meskipun nomor yang bersangkutan dalam keadaan aktif.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan dugaan pelecehan seksual anak tersebut.

Sebelumnya diberitakan
Dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, telah dilaporkan secara resmi ke Polres Tanggamus.

Laporan tersebut disampaikan oleh FD, orang tua salah satu anak yang diduga menjadi korban, pada Jumat, 9 Januari 2026. Pelaporan dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan perlindungan hukum bagi anaknya serta korban lainnya.

FD berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan agar tidak menimbulkan korban lain di kemudian hari.

Catatan Redaksi:
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan pelapor dan bersifat dugaan. Media menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta berkomitmen melindungi identitas dan kepentingan terbaik anak sesuai Kode Etik Jurnalistik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Viral Pemuda Bawa R15 Meninggal Kecelakaan di Banjar Negeri Tanggamus, Sempat Dicari Identitasnya Melalui Media Sosial
Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah Sebabkan Satu Warga Meninggal Dunia, Ratusan Warga Terdampak
Calon Pengantin Pria Tersengat Listrik Sehari Sebelum Akad, Sang Adik Gantikan Naik Pelaminan
Kelaparan di Persembunyian, Pelaku Curanmor di Lampung Barat Ditangkap Setelah Kabur Hampir 24 Jam
Tinggal Sendiri, Pria 50 Tahun Tewas Terpanggang Saat Rumahnya Terbakar di Way Kanan
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Bangunan Rusak di Palolo hingga Pasien RS Dievakuasi
Ki Bollywood Isi Safari Dakwah Sambut 1448 Hijriah, Ketua TP-PKK Tanggamus Ajak Jaga Lisan, Pendengaran dan Pandangan
Pemkab Pringsewu Gelar Muhasabah, Dzikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:38 WIB

Viral Pemuda Bawa R15 Meninggal Kecelakaan di Banjar Negeri Tanggamus, Sempat Dicari Identitasnya Melalui Media Sosial

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:56 WIB

Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah Sebabkan Satu Warga Meninggal Dunia, Ratusan Warga Terdampak

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Calon Pengantin Pria Tersengat Listrik Sehari Sebelum Akad, Sang Adik Gantikan Naik Pelaminan

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:50 WIB

Kelaparan di Persembunyian, Pelaku Curanmor di Lampung Barat Ditangkap Setelah Kabur Hampir 24 Jam

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:37 WIB

Tinggal Sendiri, Pria 50 Tahun Tewas Terpanggang Saat Rumahnya Terbakar di Way Kanan

Berita Terbaru