Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Warga Kabupaten Pringsewu dikejutkan oleh peristiwa penusukan yang terjadi di Pasar Sarinongko, Pringsewu, pada Senin siang (19/1/2026). Seorang pedagang bawang menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria hingga mengalami luka serius di bagian leher.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan sempat mengundang kepanikan pengunjung pasar, bahkan videon terduga pelaku yang diamankan oleh warga di sekitar lokasi kejadian beredar luas di media sosial.
Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut. Ia menyebut korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban mengalami luka tusuk di bagian leher serta luka lecet pada kaki. Korban segera dibawa ke RS Surya Asih untuk mendapatkan perawatan medis,” kata AKP Ramon Zamora dalam keterangannya, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
AKP Ramon menyebutkan, korban diketahui bernama Yanto (45), warga Kelurahan Pringsewu Selatan. Dalam kesehariannya, korban berprofesi sebagai pedagang bawang di Pasar Sarinongko.
Sementara itu, terduga pelaku berinisial HV (25), pria asal Pekon Tanjung Kemala, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.
“Setelah diamankan oleh warga, pelaku kemudian dibawa oleh petugas ke RSUD Pringsewu untuk menjalani perawatan medis akibat luka-luka sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
AKP Ramon Zamora menambahkan, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan terduga pelaku dalam peristiwa tersebut.
“Saat ini, penyidik masih mendalami kasus ini untuk mengungkap motif terduga pelaku serta kronologi lengkap kejadian,” tandasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)

Samuel bernama lengkap Lamagus Roysamuel Vicner adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 16833-LSPR/WDa/DP/X/2019/02/03/87.







