Setahun Pasca Kebakaran, Siswa SDN Kalirejo Wonosobo Tanggamus Terpaksa Sekolah Bergantian

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto plang sekolah SDN Kalirejo Wonosobo Tanggamus dan kondisi ruang belajar yang terbengkalai pasca terbakar pada 16 Desember 2024 lalu | Sumentri/Media Prioritastv.com.

Kolase foto plang sekolah SDN Kalirejo Wonosobo Tanggamus dan kondisi ruang belajar yang terbengkalai pasca terbakar pada 16 Desember 2024 lalu | Sumentri/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sudah setahun berlalu sejak musibah kebakaran melanda SD Negeri Kalirejo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Akibatnya, para siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar secara bergantian karena keterbatasan ruang kelas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada 16 Desember 2024 sekitar pukul 23.00 WIB.

Kepala SD Negeri Kalirejo, Pungut Mirna membenarkan dua bangunan utama yang digunakan sebagai ruang perpustakaan, UKS, dan ruang guru dilalap si jago merah. Sejak saat itu, aktivitas sekolah berjalan dalam kondisi serba terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang terbakar itu ruang perpustakaan, UKS, dan ruang guru, kejadiannya sudah satu tahun lebih,” kata Pungut Mirna saat awak media Prioritastv.com, mengunjungi sekolah tersebut, Senin 26 Januari 2026.

Baca Juga :  Gagal Begal Pemudik Asal Bekasi, Tiga Pelaku Dibekuk Polisi di Lampung Tengah

Pungut menjelaskan, meski kondisi terbatas, pihaknya memanfaatkan satu ruang kelas sebagai ruang multifungsi yang digunakan sekaligus sebagai perpustakaan, ruang UKS, dan ruang guru. Kondisi ini membuat beberapa kelas harus menggunakan ruang belajar secara bergantian.

“Kelas satu dan kelas dua masuk bergantian. Kelas satu selesai dulu, baru kelas dua masuk,” jelasnya.

Pungut mengungkapkan, tak hanya kehilangan fasilitas penunjang, kondisi bangunan ruang kelas yang masih digunakan pun memprihatinkan.

“Sejumlah bagian seperti plafon, pintu, dan kusen kayu tampak lapuk dimakan usia dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Pasar Talang Padang Telah Ditangani Pemkab Tanggamus, Gunakan Sabes Grade A

Meski berada dalam keterbatasan, Pungut menyebut kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya berupaya agar proses pendidikan tidak terganggu meskipun fasilitas sangat minim.

“Alhamdulillah kegiatan belajar tetap berjalan. Kami tetap berusaha agar anak-anak bisa belajar dengan baik meski dalam kondisi seperti ini,” tambah Pungut Mirna.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan instansi terkait segera turun tangan memberikan perhatian serius serta merealisasikan pembangunan kembali gedung sekolah yang terbakar.

“Saya mohon sekali agar segera diperhatikan dan dibangun kembali. Anak-anak butuh ruang belajar yang layak,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 47 kali dibaca
Avatar photo

Sumentri

Sumentri adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Tanggamus.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru